Jumat, 29 April 2011
kompas : Guru Beri Kunci Jawaban, Anggota DPRD Sidak
BONE, KOMPAS.com — Komisi IV DPRD Bone, Sulawesi Selatan, melakukan inspeksi mendadak ke SMP 7 Watampone, Kamis (28/4/2011), terkait kasus beredarnya kunci jawaban ujian nasional (UN) mata pelajaran Bahasa Inggris, kemarin.
Sebelum kedatangan anggota DPRD, pihak sekolah sempat mengunci pagar, padahal biasanya gerbang sekolah itu tidak pernah dikunci. Ketua Komisi IV Andi Darwis Massalinri meminta agar polisi mengusut tuntas pengedar kunci jawaban via SMS itu.
"Seharusnya guru ini tidak berbuat hal ini, jangan sampai mengecoh siswa," ungkap Darwis. Apalagi, sekolah telah diberikan porsi 40 persen nilai dibandingkan dengan sebelumnya yang mewajibkan 100 persen nilai UN sebagai syarat kelulusan siswa.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP 7 Watampone Budiman Paturusi mengaku kaget dengan adanya laporan dari polisi. Dia meyakini tidak ada kebocoran soal. Pasalnya WA dan MA yang ditangkap tidak mendapatkan kunci jawaban yang tidak diketahui pengirimnya.
"Jadi, sebenarnya kunci jawaban itu bukan dari soal atau palsu. Apalagi, sempat ada kejadian saat ujian sekolah juga sempat beredar ternyata palsu," ungkap Budiman.
Budiman menduga ada pihak yang sengaja ingin mengacaukan proses UN. Seperti diberitakan kemarin dua oknum guru WA dan MA diduga melakukan pengedaran kunci jawaban kepada siswa.
http://regional.kompas.com/read/2011/04/28/13242532/Guru.Beri.Kunci.Jawaban.Anggota.DPRD.Sidak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar