Tampilkan postingan dengan label antaranews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label antaranews. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 November 2011

antaranews-Bupati Sumenep baca sambutan dalam Bahasa Madura

Sumenep (ANTARA News) - Bupati Sumenep, Jawa Timur, A Busyro Karim, membacakan sambutan berbahasa Madura dalam upacara memperingati hari jadi ke-742 daerah tersebut.

"Ini momen istimewa dan hanya setahun sekali. Oleh karena itu, kami memang menyiapkan naskah sambutan berbahasa Madura untuk dibacakan dalam upacara sebagai bentuk kebanggaan kepada bahasa daerah," katanya di Sumenep.

Upacara memperingati Hari Jadi ke-742 Sumenep yang digelar di halaman kantor bupati setempat diikuti oleh perwakilan pegawai negeri sipil (PNS), siswa, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Busyro meminta jajarannya bersikap jujur dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

"Dengan bersikap jujur berarti para pegawai negeri sipil telah mengantisipasi secara dini kemungkinan terjadinya korupsi. Berantas korupsi dengan bekerja secara jujur," ujarnya.

Ia juga berharap semua elemen masyarakat untuk memantapkan niat dan menguatkan otak, tangan, dan kaki guna membangun Sumenep ke arah yang lebih baik.

"Kami sebagai pemegang kebijakan daerah tentunya harus mengawali sekaligus berada di depan untuk mewujudkan warga Sumenep yang semakin sejahtera," katanya, menegaskan.
(ANT)

Editor: Desy Saputra

http://www.antaranews.com/berita/282319/bupati-sumenep-baca-sambutan-dalam-bahasa-madura

antaranews-Menkeu: jajaran keuangan diminta tutup ruang KKN

Ambon (ANTARA News) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo meminta jajaran pimpinan dan staf Kementerian Keuangan di provinsi untuk meningkatkan kualitas kerja dan menutup ruang bagi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Peningkatan kualitas kerja harus disesuaikan dengan sistem yang dibangun bersama, sekaligus menutup ruang yang memungkinkan aparat melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme," kata Menkeu Agus Martowardojo, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Maluku, I.B.G. Kartika Mauaba, pada peringatan HUT Oeang ke-65, di Ambon, Senin.

Pimpinan kementerian sebagai pengambil kebijakan juga diminta bersikap waspada, hati-hati, bertanggung jawab, akuntabel dan transparan, karena hasilnya akan dinilai oleh masyarakat.

Para pegawai juga harus menunjukkan kerja berkualias dan berintegritas, bersikap responsif serta menjunjung asas transparansi dan akuntabilitas.

"Tugas kita sebagai pengelola keuangan dan kekayaan adalah tugas mulia yang harus dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab, mengingat banyak sektor yang bersinggungan langsung maupun tidak langsung," katanya.

Dari sisi perpajakan, kepabeanan dan cukai, harus menciptakan pelayanan prima, tidak kompromi terhadap stakeholder yang nakal, serta tunjukkan keprofesionalan dalam bekerja, ujarnya.

Sedangkan di sisi anggaran, perimbangan, pengelolaan kekayaan negara dan perbendaharaan, dapat menciptakan anggaran yang berkualitas serta mensinergikan program pemerintah pusat dan daerah.

"Jangan sampai program di daerah tidak sejalan dengan pemerintah pusat. Semua semata-mata untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat," ujar Menkeu.

Selain itu, berbagai kebijakan diharapkan dapat menciptakan formula yang mudah dipahami, berpihak pada rakyat dan selalu memperbaiki peraturan yang tidak seuai dengan kondisi di lapangan.

Semua sumber daya manusia di Kementrian Keuangan juga diminta mengembangkan pola pikir maju, kritis serta memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara. (ANT-183/J007)

Editor: B Kunto Wibisono

http://www.antaranews.com/berita/282440/menkeu-jajaran-keuangan-diminta-tutup-ruang-kkn

antaranews-Survei: orang Indonesia gemar minum jamu

Surakarta (ANTARA News) - Hampir separuh orang Indonesia mengonsumsi obat tradisional terutama jamu untuk pencegahan dan penyembuhan, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010, kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Setyaningsih.

"Sebanyak 49,53 persen penduduk Indonesia berusia 45 tahun keatas mengonsumsi jamu. Sekitar lima persen mengonsumsi jamu tiap hari sementara sisanya mengonsumsi jamu sesekali," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih ketika membuka Konferensi Obat Tradisional ASEAN ke-3 di Surakarta.

Jenis obat tradisional yang paling banyak dikonsumsi adalah berbentuk jamu cair (55,16 persen), bubuk (43,99 persen), jamu seduh (20,43 persen) dan jamu yang dikemas secara modern dalam bentuk kapsul/pil/tablet (11,58 persen).

Obat tradisional disebut Menkes memang tidak hanya banyak digunakan di Indonesia tetapi juga di banyak negara di dunia.

"Di beberapa negara Asia dan Afrika, sekitar 80 persen penduduk bergantung pada obat tradisional untuk perawatan kesehatan primer," katanya.

Di Indonesia, dua tantangan terbesar dalam penggunaan obat tradisional adalah bahwa konsumen cenderung menganggap bahwa obat tradisional (herbal) itu aman, padahal belum adanya standarisasi membuat kualitas dan keampuhan obat menjadi berbeda-beda ditiap pasien.

Selain itu, di Indonesia juga belum ada izin praktik pengobatan tradisional dan kualifikasi praktisi kesehatan tradisional sehingga dikhawatirkan pengobatan yang dilakukan belum dapat dijamin keamanannya.

Menkes berharap konferensi Obat Tradisional ASEAN itu dapat mengembangkan pengobatan tradisional dalam kaitannya untuk dapat berintegrasi kedalam sistem layanan kesehatan nasional.

Indonesia terutama berkepentingan dalam pengembangan obat tradisional tersebut karena saat ini jamu telah digunakan secara luas di masyarakat dan memiliki sumber daya alam yang luas berupa keragaman jenis tanaman obat.

Dari sekitar 30 ribu spesies tanaman yang ada di Indonesia, 7.000 spesies merupakan tanaman obat dan 4.500 spesies diantaranya berada di Pulau Jawa.

Selain itu, Menkes menyebut ada 280 ribu praktisi pengobatan tradisional di Indonesia. (A043/A011)


Editor: Desy Saputra

http://www.antaranews.com/berita/282323/survei-orang-indonesia-gemar-minum-jamu

antaranews-LSI: publik kecewa atas politisi muda

Jakarta (ANTARA News) - Hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) terbaru menyebutkan tingkat kepuasan publik atas kiprah politisi muda (politisi yang berusia di bawah 50 tahun) hanya 24,8 persen yang berarti publik (responden) merasa kecewa atas kinerja politisi muda saat ini.

"Sedang sisanya 75,2 persen publik (responden) tidak menjawab dan menyatakan tidak baik," kata peneliti LSI Adjie Alfaraby kepada pers di Jakarta, Minggu.

Adjie menjelaskan, dalam survei ditemukan bahwa publik yang menyatakan politisi muda lebih baik dari seniornya hanya 15,4 persen, sedangkan  publik yang menyatakan poltisi senior (usia di atas 50 tahun) lebih baik sebanyak 23,8 persen, dan yang menyatakan politisi muda dan politisi senior sama saja 37,6 persen.

Survei LSI dilakukan pada 5-10 September 2011, menggunakan metode kuantitatif  multistage random sampling, berupa wawancara dan tatap muka responden dengan kuesioner, jumlah responden 1.200 orang dari 33 provinsi, serta tingkat kesalahan sekitar 2,9 persen. Survei juga menggunakan metode kualitif berupa depth interview, analisis media dan diskusi focus group.

Adjie menjelaskan, definisi politisi muda yakni anggota atau pengurus partai politik (parpol) atau ormas yang bercita-cita politik, terpilih menjadi pejabat publik melalui pilkada atau pemilu, serta usia mereka di bawah 50 tahun.

Dalam survei itu juga ditemukan bahwa responden yang menyatakan kiprah politisi muda sangat baik/baik yakni di desa sebanyak 26,5 persen dan di kota (21,2 persen); kaum laki-laki (22,7 persen) dan perempuan (26.8 persen); berpendidikan perguruan tinggi (19,7 persen) dan lulusan SMU, SMP dan SD (25.3 persen).

Menurut Adjie, berdasarkan riset kualitatif, ada empat alasan yang membuat publik kecewa atas politisi muda, yaitu pertama berita kasus korupsi yang diduga melanda para politisi muda setahun terakhir ini, seperti pemberitaan M Nazaruddin (33 tahun).

Kedua, kinerja politisi muda di puncak jabatan dinilai publik tidak istimewa bahkan bermasalah yang disinyalir terdapat sejumlah menteri yang usianya di bawah 50 tahun yang berasal dari sejumlah parpol. Ketiga, kinerja politisi muda yang menjadi pimpinan puncak partai politik juga dinilai publik tidak istimewa.

Keempat, besarnya harapan publik atas kiprah politisi muda yang mengakibatkan semakin mudah publik merasa kecewa.

Adjie menambahkan, publik sudah terlanjur diromantisasi kiprah politisi muda yang mengubah zamannya dalam sejarah Indonesia, seperti lahirnya Budi Utomo (1908) digerakkan oleh KH Dewantara (19 tahun), Tjipto Mangunkusumo (22) dan dr Soetomo (20).

Sumpah Pemuda 1928 juga digerakkan politisi muda, seperti Sugondo Djojopuspito (24), Muhammad Yamin (25) dan WR Soepratman (25). Kemerdekaan Indonesia dikomandoi politisi muda yaitu Soekarno (44 tahun) dan Mohamad Hatta (43) dan Sutan Sahrir (36).

Pasca kemerdekaan, perubahan rezim terjadi di tahun 1966 dari Orde Lama ke Orde Baru. Tahun 1998, kembali terjadi perubahan rezim dari Orde Baru ke Orde Reformasi. Dalam dua momen itu politisi dan aktivis muda melalui aneka himpunan gerkan mahasiswa dan pemuda kembali memainkan peranan sentral. (*)

Editor: Ruslan Burhani

http://www.antaranews.com/berita/282230/lsi-publik-kecewa-atas-politisi-muda

antaranews-Yusril: tindakan Menkumham melanggar hukum

Jakarta (ANTARA News) - Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra mengatakan tindakan yang dilakukan Menteri Hukum dan HAM Amir Samsuddin dan wakilnya Denny Indrayana terkait penundaan permohonan bebas bersyarat Paskah Suzetta dinilai melanggar hukum.

"Apa yang dilakukan Amir dan Denny adalah jelas-jelas melanggar hukum, dan tidak sepatutnya dilakukan dalam sebuah negara hukum," kata Yusril, kepada wartawan usai sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Selasa.

Ia menyebutkan bahwa ketentuan dari UU Pemasyarakatan, ketentuan dari peraturan pemerintah tentang remisi pembebasan bersyarat dan asimilasi semua mengatur bahwa setiap napi (nara pidana) itu mempunyai hak mendapatkan remisi asimilasi pembebasan bersyarat.

"Norma-norma hukum yang tegas mengatur UU maupun PP itu tidak bisa dilangkahi begitu saja hanya oleh ucapan seorang Denny Indrayana," katanya.

Dia menegaskan bahwa ciri negara hukum adalah tindakan aparatur negara berdasarkan hukum, sedangkan ciri negara kekuasaan adalah tindakan aparaturnya didasarkan atas seleranya sendiri.

"Negara ini mau jadi negara hukum atau mau jadi seleranya orang yang berkuasa. Jika berdasarkan atas selaranya sendiri, itu bahaya bagi sebuah negara hukum," kata mantan menkumham ini.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ada urusan apakah orang tersebut koruptor atau tidak. "Bagi saya yang penting norma hukum harus diterapkan," katanya.

Yusril juga menyatakan siap menjadi kuasa hukum bagi orang yang akan melakukan somasi kepada menkumham dan wamenkumham. "Somasi itu akan kami lakukan mungkin hari ini atau besok, setelah surat kuasa kami tandatangani. Kemudian kami akan mengajukan uji materil kepada Mahkamah Agung," ungkapnya.
(ANT)


http://www.antaranews.com/berita/282481/yusril-tindakan-menkumham-melanggar-hukum

antaranews-Polisi selidiki keterkaitan pemilik senpi dengan teror bom Ambon

Ambon (ANTARA News) - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Maluku dan Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau (PP) masih mengembangkan penyelidikan guna mengungkap keterkaitan RM (31), tersangka kepemilikan senjata api rakitan, dengan teror bom di Ambon beberapa waktu lalu.

"Personil Polda Maluku dan dan Polres Ambon masih mengembangkan penyelidikan, guna mengungkap keterkaitan antara RM dengan serangkaian kasus teror bom di Ambon," kata Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Johanis Huwae, di Ambon, Senin.

RM (31) yang merupakan salah satu terget operasi (TO) ditangkap aparat kepolisian pada salah satu tempat hiburan malam di kawasan jalan AY. Patty, Kota Ambon, pada 20 Oktober 2011.

Saat ditangkap dan digeledah ditemukan sepucuk senpi rakitan jenis pistol dengan sebutir peluru kaliber 38 serta sembilan butir peluru lainnya di dalam saku celananya.

Polisi juga menemukan uang tunai sebesar Rp7 juta, tetapi Rp1,5 juta diantaranya telah digunakan RM untuk membayar minuman yang dikonsumsi di tempat hiburan malam itu.

"Sampai saat ini tersangka masih dijerat dengan UU darurat darurat, khususnya menyangkut kepemilikan senjata api illegal dengan ancaman hukuman 20 tahun menjara," katanya.

Aparat kepolisian juga sedang menyelidiki keterkaitan tersangka dengan sejumlah kasus peledakkan bom yang terjadi beberapa tempat di Kota Ambon, paska bentrok antarwarga 11 September 2011.

Menurutnya, sejumlah saksi telah diperiksa terkait insiden peledakkan bom maupun kepemilikan senpi rakitan milik tersangka RM, guna mengungkap keterkaitannya.

"Mudah-mudahan penyelidikannya membuahkan titik terang dalam waktu dekat, sehingga berbagai insiden yang meresahkan warga di Kota Ambon dapat diungkap," tandasnya.

Huwae berharap, warga di kota Ambon dan sekitarnya tetap bekerja sama menjaga dan memelihara situasi keamanan yang sudah semakin kondusif, dan melapor kepada polisi jika menemukan orang-orang dengan tingkah mencurigakan di lingkungan masing-masing.  (JA/J007)

Editor: B Kunto Wibisono

http://www.antaranews.com/berita/282451/polisi-selidiki-keterkaitan-pemilik-senpi-dengan-teror-bom-ambon

antaranews-Gianyar buka lowongan di posisi direktur utama PDAM

Gianyar (ANTARA News) - Pemerintah Gianyar, Bali, melakukan langkah progresif. Mereka membuka lamaran terbuka di posisi direktur utama PDAM setempat setelah masyarakat berpendapat kinerja pejabat saat ini buruk. Berminat?

"Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, serius merespon opini segera mengganti Direktur Utama PDAM, Dewa Putu Djati. Mulai hari ini lowonga dibuka bagi seluruh warga Gianyar yang memenuhi syarat," kata Ketua Tim Penerimaan Calon Direksi PDAM, Gede Widarma Suharta, di Kota Gianyar, Selasa.

Sesuai labelnya, posisi yang akan diisi cuma seorang. Tahapannya sederhana, seleksi administrasi dilanjutkan uji kepatutan dan kelayakan. Oh ya, lowongan ini juga terbuka untuk "orang dalam", alias pegawai di lingkungan PDAM Gianyar.

Jika calon itu dianggap memenuhi keperluan dan pantas, maka dia akan dilantik pada 3 Desember nanti.

"Tidak akan ada intervensi dari manapun. Ini transparan," kata Suharta. Lamaran bisa dilayangkan ke Kantor Pusat PDAM Gianyar dan tim seleksi dari pihak independen, di antaranya dari Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. (ANT)

Editor: Ade Marboen

http://www.antaranews.com/berita/282478/gianyar-buka-lowongan-di-posisi-direktur-utama-pdam

Minggu, 17 Juli 2011

antaranews - Ansor: Pesantren Umar bin Khattab Harus Ditutup

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusron Wahid, mengatakan Pesantren Umar bin Khattab, Bima, Nusa Tenggara Barat harus ditutup supaya tidak menciptakan stigmatisasi terhadap pesantren secara keseluruhan.

"Jangan sampai pesantren diidentikkan sebagai pelaku kekerasan," ujar Nusron usai menggelar Apel GP Ansor di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Minggu, menanggapi ledakan bom yang terjadi di Pesantren Umar bin Khattab, Bima.

Kendati demikian, ia mengimbau pemerintah agar tegas bertindak untuk bersikap proaktif terhadap pesantren-pesantren yang mengajarkan tindak kekerasan.

"Kalau tidak ada ketegasan dari pemerintah, kami melalui Banser Densus 99 akan sweeping dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Saya akan bantu aparat keamanan terkait sweeping itu," katanya.

Nusron tidak merinci pesantren mana saja yang mengajarkan tindak kekerasan, dia menegaskan semua yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 harus ditutup.

"Saya tidak mau menyebut satu per satu pesanten. Yang jelas semua pesantren yang mengajarkan tindak kekerasan dan tidak mau mengajarkan Pancasila dan UUD 1945, semua harus ditutup," tegasnya.

Sebelumnya, Anggota Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menciduk pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Umar bin Khattab, Ustad Abrori, karena diduga terkait ledakan bom.

Ketut mengatakan, Ustad Abrori ditangkap petugas di kediaman orang tuanya di Desa Khananga Kecamatan Bolo, Jumat sekitar pukul 12.30 WITA.

Penyidik juga masih memeriksa intensif lima orang saksi lainnya yang masih diamankan karena diduga mengetahui bom di Ponpes Umar bin Khattab. 


http://antaranews.com/berita/267708/ansor-pesantren-umar-bin-khattab-harus-ditutup

antaranews - Ketela Berpotensi Jadi Bagian Ketahanan Pangan Indonesia

Yogyakarta, 17/7 (ANTARA) - Ketela adalah bahan pangan lokal yang berpotensi menjadi bagian dari ketahanan pangan Indonesia sehingga negara tidak lagi menggantungkan pangan dari luar negeri seperti yang terjadi selama ini.

"Indonesia adalah negara yang sangat subur dan kaya sehingga memiliki bahan pangan yang sangat bervariasi dan seharusnya tidak perlu melakukan impor bahan pangan lain seperti beras, gula bahkan daging sapi dan produk susu lainnya," kata Ketua Panitia FestiAll Tela Firmansyah Budi di sela-sela pembukaan festival yang baru digelar untuk pertamakalinya tersebut di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, impor berbagai bahan pangan yang sebenarnya dapat dipenuhi oleh Indonesia tersebut sangat memprihatinkan sehingga perlu gerakan bersama-sama dari seluruh elemen masyarakat untuk lebih mengutamakan pemanfaatan bahan pangan lokal.

Ia mengatakan, ketela adalah bahan pangan yang ketersediaannya sangat melimpah sehingga bisa diolah menjadi berbagai macam produk olahan.

"Ketela seharusnya bisa menjadi bahan pangan yang berkelas dunia. Ketela juga bisa diolah sehingga menjadi makanan yang menarik. Di sini saja, ada lebih dari 200 jenis makanan yang ditampilkan," katanya.

FestivAll Tela tersebut juga mendapatkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (Muri) karena menampilkan 445 jenis makanan dari ketela yaitu 209 jenis makanan dari Cokro Tela Cake dan 236 macam hasil olahan makanan yang ditampilkan oleh peserta festival.

Berbagai jenis bahan makanan yang dapat dihasilkan oleh ketela adalah ice cream, nastar, keripik, cendol, dan juga makanan kering lainnya.

"Dari festival ini, ada istilah untuk `mendem` ketela yang dalam Bahasa Jawa bisa berarti dua hal, yaitu menanam atau mabuk ketela. Harapannya, masyarakat akan lebih mencintai ketela sekaligus memberdayakannya," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam IX yang membacakan sambutan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengatakan, kegiatan tersebut sangat trategis untuk memacu penganekaragaman produk makanan lokal, khususnya dari ketela.

"Menurut ahli, ketela adalah bahan pangan yang banyak mengandung gizi. Saat ini pun, bahan makanan ini sudah mulai banyak dikonsumsi," katanya.

Ia berharap, ketela bisa menjadi sajian istimewa dari Yogyakarta dan dapat disajikan menjadi makanan di hotel-hotel berbintang. "Ini juga akan mendukung Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata," katanya.

Di dalam acara tersebut, Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto disertai sejumlah tokoh masyarakat melakukan "Deklarasi Daulat Pangan Indonesia" yang berisi dukungan untuk pengembangan dan penggunaan produk olahan pangan lokal dengan bahan pangan lokal.

"Dengan demikian, akan terwujud ketahanan pangan nasional sehingga menjadi bangsa mandiri yang menghidupi masyarakatnya dengan olahan pangan dari kita, oleh kita dan untuk kita," katanya.  


http://antaranews.com/berita/267715/ketela-berpotensi-jadi-bagian-ketahanan-pangan-indonesia

Jumat, 01 Juli 2011

antaranews : Marzuki Alie: KPK Jangan Jadikan Kasus Nazaruddin Seolah Negara Rusak

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak menjadikan kasus Muhammad Nazaruddin seolah-olah negara ini rusak.

"Kenapa KPK seolah-olah menjadikan kasus Nazaruddin membuat negara ini penuh atau rusak oleh seorang Nazaruddin. Kenapa kok masalah Nazaruddin pemerintah minta G to G dengan Singapura. Kenapa masalah Nazarudin saja," kata Marzuki Alie di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat.

Ia juga meminta KPK untuk bersikap adil terhadap para koruptor yang lari ke Singapura, seperti koruptor BLBI.

"Saya minta KPK memberikan perlakuan yang sama terhadap koruptor di negara ini yang lari ke Singapura. Perlakukan sama. Kalau mau G to G, kita himbau para koruptor BLBI di Singapura untuk diperlakukan sama," katanya.

Ketua DPR RI itu menambahkan, Singapura sendiri sampai saat ini tidak serius menindaklanjuti perjanjian ekstradisi. Singapura, tambahnya, justru meminta wilayah Indonesia untuk dijadikan tempat latihan perang.

"Singapura tidak secara serius soal ekstradisi. Ada perjanjian yang telah ditandatangani waktu KIB I lalu, tapi malah ingin pakai wilayah kita untuk latihan militer. Kalau korupsi itu adalah kejahatan transnasional, harusnya kita sepakat antar negara, tanpa dikaitkan dengan persoalan lain. Kita harapkan Singapura serius, tak usah dikaitkan dengan yang lain soal ekstradisi," kata Marzuki.

Ia juga meminta kepada Nazaruddin untuk melaporkan kepada KPK terkait apa yang diketahuinya soal aliran dana suap Sesmenpora.

"Saya harapkan agar isu ini tidak dikembangkan tapi kita harapkan Nazaruddin sampaikan langsung ke KPK  dan tidak buat bingung KPK," himbaunya.


http://antaranews.com/berita/265538/marzuki-alie-kpk-jangan-jadikan-kasus-nazaruddin-seolah-negara-rusak

antaranews : Jafar: Wacana KLB Terlalu Kreatif

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Fraksi Partai Demokrat Muhammad Jafar Hafsah menyebutkan, pihak-pihak yang mewacanakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat terlalu kreatif.

"Yang mewacanakan KLB itu bisa orang per orang. Saya pikir terlalu kreatif untuk meng-create berita. Saya juga tidak tahu siapa itu orang, harusnya dia pahami soal partai," kata Jafar di Jakarta, Jumat.

Ia menegaskan, KLB itu akan terjadi bila ada pelanggaran partai, AD/ART partai.

"Sepanjang ini belum ada pelanggaran partai. Kalau ada anggota partai yang melanggar, melakukan tindakan kriminal atau perdata, itu sifatnya pribadi, tak ada kaitannya dengan KLB," tegasnya.

Ia menambahkan, Ketua Dewan Pembina, Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie serta Ketua Umum PD Anas Uurbaningrum sudah menyatakan tidak ada KLB

"Belum layak dan belum ada situasi yang menyebabkan KLB dan tak gampang apalagi bagi partai yang mapan," kata Jafar.

Sebelumnya, KAUM Demokrat Sejati melalui Direktur Eksekutifnya Herbert Sitorus mengatakan, pihaknya akan terus mewacanakan KLB PD.

Wacana itu karena adanya kasus-kasus hukum yang melibat petinggi Partai Demokrat seperti kasus suap Sesmenpora yang melibatkan mantan Bendahara Umum PD Muhammad. Nazaruddin, mantan anggota KPU Andi Nurpati, kasus anggota Komisi II DPR RI dari FPD M Jufri.


http://antaranews.com/berita/265539/jafar-wacana-klb-terlalu-kreatif

antaranews : Satuan Radar Timika Ditarget Beroperasi Agustus

Biak (ANTARA News) - Satuan Radar Timika di Kabupaten Mimika, Papua ditargetkan akan segera beroperasi bersamaan dengan Satuan Radar Saumlaki, Maluku pada Agustus 2011.

Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional IV Biak, Marsekal Pertama TNI Muhammad Saugi, di Biak, Jumat, mengatakan, fasilitas bangunan fisik markas komando satuan Radar Mimika dan Saumlaki bersama prasarana pendukung Radar lainnya hingga kini sedang dalam proses pengerjaan.

"Untuk prajurit TNI-AU pendukung operasional markas komando yang ditugaskan di Satuan Radar Timika sudah dikirim dari Komando Sektor Hanudnas IV Biak," katanya.

Ia mengatakan, sampai Juli 2011 satuan radar yang beroperasi di wilayah Komando Sektor Hanudnas IV Biak tersebar di Kupang, Biak, dan Merauke; dan dalam waktu dekat menyusul operasional serupa di Timika dan Saumlaki.

Berdasarkan rencana strategis program keperluan radar di Papua, menurut bekas komandan Skuadron Udara 3 itu, akan ditambah lagi beroperasi di wilayah Jayapura dan Sorong, Papua Barat.

"Kehadiran satuan Radar di Kawasan Timur Indonesia sangat strategis karena mampu menjaga kedaulatan serta mengawasi wilayah udara kita yang berbatasan dengan tiga negara tetangga," katanya.

Menyinggung pelanggaran wilayah udara di kawasan Papua, menurut dia, hingga saat ini belum ditemukan kasus pelanggaran serius wilayah udara Papua dilakukan pesawat militer asing.

"Pergerakan setiap pesawat di wilayah Papua untuk saat ini terus terpantau satuan Radar Biak dan Merauke, ya setelah Timika beroperasi diharapkan menambah kekuatan satuan Radar di tanah Papua," katanya.

(ANT.M039)


http://antaranews.com/berita/265542/satuan-radar-timika-ditarget-beroperasi-agustus

Minggu, 15 Mei 2011

antaranews - 7,5 Juta Pengguna Facebook masih di Bawah Umur

JAKARTA--MICOM: Tahukah Anda bahwa jutaan pengguna Facebook ternyata adalah anak-anak di bawah umur yang seharusnya tidak ‘diizinkan’ Facebookan?

Hasil survei oleh Consumer Reports menyebutkan, dari 20 juta remaja yang aktif Facebook-an, 7,5 juta di antaranya berusia di bawah 13 tahun.

Dari jumlah itu yang berusia di bawah 10 tahun memiliki jumlah lebih dari 5 juta anak. Ironisnya, Facebook sendiri mengeluarkan kebijakan bahwa penggunanya haruslah mereka yang berusia 13 tahun ke atas saja.

Studi lainnya oleh McAfee pada 2010 menemukan 37 persen anak berusia 10 hingga 12 tahun sudah memakai Facebook.

Sementara studi yang dirilis April dari London School of Economics EU Kids Online mengungkapkan 38 persen anak-anak Eropa berusia 9 hingga 12 tahun merupakan pengguna aktif situs jejaring sosial, di mana satu dari lima di antaranya memakai Facebook.

Survei tersebut dan survei-survei yang digelar oleh pihak-pihak lain dengan hasil serupa tentu mengundang keprihatinan karena ternyata sebagian besar orang tua tidak terlalu memperhatikan hal ini.

Penggunaan Facebook oleh anak-anak tanpa pengawasan dan edukasi yang baik akan membawa anak-anak dan bahkan anggota keluarga lainnya ke risiko keamanan hingga privasi. Menurut Consumer Reports, di tahun lalu sebanyak lebih dari 5 juta keluarga di Amerika mengalami kasus-kasus seperti infeksi virus, pencurian identitas dan bullying akibat penggunaan Facebook.

Tak kurang akal pihak Facebook memerangi pembohongan umur yang dilakukan anak-anak saat mendaftar di situs jejaring populer ini meskipun disadari solusinya tidak gampang.

Salah satu cara yang dilakukan ialah dengan memakai cookie yang akan mendeteksi tahun kelahiran si pendaftar. Jika diketahui usia mereka di bawah 13 tahun, maka Facebook akan mencegah mereka untuk mendaftar.

Facebook juga memakai laporan yang masuk dari user dalam melacak pengguna di bawah umur untuk kemudian menghapus akunnya. Akan tetapi pihak Facebook sendiri serta para ahli mengakui, cara-cara tersebut jauh dari sempurna.

Mengetahui sulitnya mengatasi pembohongan umur para pendaftar Facebook dan mencegah anak-anak di bawah usia 13 tahun untuk tidak memiliki akun, banyak yang menganjurkan edukasi pada anak-anak adalah langkah pengaman yang tepat.

Facebook menganjurkan kepada berbagai elemen, dari mulai orang tua, guru hingga penyedia layanan internet untuk berfokus pada hal ini demi keamanan anak-anak. Pembekalan yang matang serta komunikasi yang baik mengenai pemakaian internet dengan sehat pada anak-anak adalah sesuatu yang vital.

Facebook sendiri mengeluarkan kebijakan pelarangan user di bawah 13 tahun untuk tidak memiliki akun atas dasar hukum Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA). Hukum tahun 2008 ini meminta situs untuk memiliki parental permission sebelum situs terkait menggunakan data yang disediakan oleh anak-anak di bawah usia 13 tahun. (Metrotv/OL-9)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/14/226120/292/7/75-Juta-Pengguna-Facebook-masih-di-Bawah-Umur

antaranews - Di Kerinci Ada Ayam Jantan Terus Bertelur

Jambi (ANTARA News) - Ada satu kejadian aneh di luar kebiasaan di Kabupaten Kerinci, Jambi, seekor ayam jantan milik warga setempat hingga kini tak henti bertelur.

Arpendi (28), warga Desa Belui Tinggi, Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci, pemilik ayam ketika ditemui di Kerinci, Sabtu, mengatakan bahwa ayam jantan yang dipeliharanya saat ini terus bertelur setiap hari.

"Saya juga merasa aneh, kok ayam jantan saya yang satu itu justru bertelur seperti ayam betina, bahkan anehnya lagi belakangan ini ayam jago itu tidak pernah berhenti bertelur setiap hari," kata Arpendi, yang peternak ayam kampung.

Ia mengatakan, telur-telur yang dikeluarkan ayam jantan tersebut sedikit berbeda dari telur ayam lainnya, yakni berukuran lebih kecil dibanding telur ayam kampung pada umumnya, dan saat ini telurnya sudah berjumlah tujuh butir.

Oleh karena ada keanehan itu, Arpendi mengaku saat ini terus memantau prilaku ayam jagonya, namun sejauh ini tidak ada gelagat aneh dari ayam tersebut.

Ayam itu seperti ayam jantan pada umumnya, tetap mengawini ayam betina, padahal pemilik mengaku tidak pernah memberikan pakan khusus pada ayam jantan tersebut, makannya sama seperti ayam-ayamnya yang lain.

Selain memiliki ayam jantan yang bertelur tersebut, Arpendi juga memiliki seekor ayam betina yang memiliki telur aneh, yakni telurnya seperti terpahatkan motif bilah-bilah sinar matahari di cangkangnya.

"Saya juga punya ayam betina yang memiliki telur aneh, lima butir telurnya seperti terpahatkan motif berbeda di cangkangnya, seperti motif pancaran sinar matahari," ujarnya.

Anehnya lagi semua telur ayam betina itu keluar dalam bentuk berbeda yaitu seperti memakai balon kondom yang dalam istilah setempat disebut "telur berbaju".

"Telur-telur bermotif pahatan di cangkangnya itu keluar seperti pakai baju. Di luar cangkangnya didapati ada selapis membran kulit telur seperti balon yang bisa dilepaskan saat ular berganti kulit," ujarnya.

Saat dipecah, dua butir telur bermotif pahatan tersebut di dalamnya terdapat dua buah kuning telur, berbeda dengan telur ayam lainnya.

Arpendi mengakyu mendapati telur dan ayam aneh itu sewaktu hendak memberikan makan ayamnya beberapa hari lalu. Saat itu ia iseng bergumam seakan berharap ayam-ayamnya mengeluarkan telur emas, dengan seloroh agar bisa mengangkat derajatnya yang sudah sekian lama jadi peternak.

Ia berharap masyarakat tidak mengangap terlalu berlebihan atas dua kejadian pada ayam miliknya, bahkan dikhawatirkan justeru dikultuskan atau dianggap sakral oleh masyarakat.
(T.KR-BS/E003) 


http://antaranews.com/berita/258537/di-kerinci-ada-ayam-jantan-terus-bertelur

antaranews - Lowongan Luar Negeri Kurang Diminati

Serang,(ANTARA News) - Lowongan pekerjaan ke luar negeri atau menjadi TKI ke sejumlah negara kurang diminati para pencari kerja yang mengunjungi arena `Job Fair` Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten di alun-alun Barat Kota Serang.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten Dede Siti Eka di Serang, Sabtu, mengatakan, sejak pembukaan Job Fair pada Kamis (12/5) hingga hari terakhir Sabtu (14/5), jumlah pengunjung yang mendaftar ke stan perusahaan pelayanan dan penempatan tenaga kerja Indonesia, sangat sedikit bila dibandingkan dengan pengunjung yang mendaftar di sejumlah perusahaan dalam negeri.

"Padahal yang paling banyak lowongan dalam `job fair` tahun ini untuk di luar negeri atau menjadi TKI, jumlah peluangnya secara nasional mencapai 198.948 lowongan pekerjaan. Sementara lowongan dari perusahaan dalam negeri sekitar 10 ribu lowongan," kata Dede.

Lowongan pekerjaan di luar negeri atau peluang bagi para calon TKI tersebut untuk ke beberapa negara tujuan seperti Malaysia, Hongkong, Taiwan, Brunai Darusalam dan Korea. Adapun jenis pekerjaan yang paling banyak diantaranya untuk pekerja formal di sektor industri, yang lainnya seperti sopir, perawat di rumah sakit, perawat jompo dan pembantu rumah tangga.

"Para pengunjung banyak yang menyatakan tidak berminat menjadi TKI karena kejauhan dan membutuhkan biaya yang besar," katanya.

Salah seorang petugas stan perusahaan pelayanan dan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) PT Jabung Perkasa, Yono Prayogo mengatakan, perusahaannya membuka kesempatan kerja atau lowongan menjadi TKI ke Korea, Taiwan, Malaysia dan Singapura lebih dari 2.000 lowongan kerja. Namun jumlah pengunjung `Job Fair` yang mendaftar atau mengisi formulir sejak hari pertama hingga terakhir hanya sekitar 200 orang.

"Biasanya para pelamar keberatan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk ke luar negeri karena mencapai Rp38 juta. Namun jika ada benar-benar yang berminat, perusahaan bisa menanggung sebagian, sehingga paling calon TKI hanya perlu menyiapkan uang Rp24 juta untuk keperluan persyaratan dan lainnya," kata Yono Prayogo.

Salah seorang pengunjung `Job Fair` Rano Nurohman mengatakan, ia menyatakan tidak berminat melamar pekerjaan ke luar negeri atau menjadi TKI karena harus membutuhkan biaya yang besar untuk keberangkatan.

Selain itu, ia belum berani bekerja di luar negeri karena terlalu jauh dan belum terbiasa berpisah dengan keluarga, apalagi saat ini malah banyak TKI yang bermasalah.

"Saya sudah memasukkan dua lamaran ke perusahaan yang ada di Banten. Saya tidak berminat melamar ke perusahaan di luar negeri karena terlalu jauh," kata Rano Nurohman.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten menyelenggarakan bursa pasar kerja atau "Job fair" dengan membuka sekitar 209.063 lowongan pekerjaan dari 43 perusahaan peserta `job fair` baik untuk dalam negeri maupun untuk ke luar negeri.

Job Fair yang dibuka Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tersebut diselenggarakan 12 hingga 14 Mei 2011, panitia menyiapkan sekitar 75 ribu formulir pendaftaran untuk para pengunjung yang akan mencari pekerjaan.
(M045/R010) 


http://antaranews.com/berita/258589/lowongan-luar-negeri-kurang-diminati

antaranews - Bio Farma: Indonesia Lumbung 'Kuman'

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia rupanya punya peluang besar untuk menjadi raksasa dalam industri farmasi dunia. Mengapa demikian? Jawabannya karena Indonesia adalah negeri yang kaya akan kuman, baik virus maupun bakteri.

"Selama ini kita hanya awas akan keragaman tumbuhan dan satwa tanpa menyadari bahwa negeri kita juga kaya akan virus dan bakteri," kata Direktur Utama Bio Farma, Iskandar, dalam diskusi bertajuk 'Kemandirian Industri Vaksin Nasional' di Wisma Antara, Jakarta, Kamis.

Dalam diskusi untuk memperingati ulang tahun ke 121 perusahaan farmasi nasional itu, Iskandar mengungkapkan keberagaman 'kuman' di Indonesia seperti berkah tersembunyi.

"Negara kita memang sumber penyakit tetapi itu bisa menjadi anugerah," kata Iskandar bersemangat.

Menurut Iskandar virus dan bakteri sangat penting dalam membangun industri vaksin dan karenanya Indonesia sangat berpeluang menjadi produsen vaksin terkemuka di dunia.

"Keragaman kuman kita menjadi sumber daya kita dan tanpa itu kita tidak bisa membuat vaksin," tukas Iskandar lebih lanjut.

"Karenanya Indonesia punya peluang besar untuk menjadi raksasa farmasi di masa depan," ia menambahkan.

(Ber/S026)


http://antaranews.com/berita/258321/bio-farma-indonesia-lumbung-kuman

antaranews - Pluralisme Bukan Hambatan Bangun Perdamaian

Borobudur, Jawa Tengah (ANTARA News) - Menteri Agama, Suryadharma Ali, mengatakan bahwa pluralisme yang dalam kehidupan masyarakat tidak bisa dihindari bukan hambatan upaya membangun perdamaian.

"Pluralisme tidak bisa dihindari, tetapi bukan hambatan untuk hidup bersama, membangun keharmonisan, dan perdamaian," katanya dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Bahrul Hayat, saat pembukaan Bakti Sosial Pengobatan Gratis Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) di Taman Lumbini Candi Borobudur, di Borobudur, Sabtu.

Kehidupan yang damai, katanya, menjadi dambaan setiap manusia.

Ia mengatakan, kehidupan yang harmonis bisa tercipta jika setiap warga memiliki sikap saling menerima dan memahami perbedaan secara positif.

"Harus diupayakan terus mewujudkan harmonis, dimulai dari diri dengan mewujudkan perilaku dan ucapan yang membahagiakan orang lain," katanya.

Setiap orang dan kelompok masyarakat, katanya, harus menghindari sikap diri sebagai paling tinggi, baik, dan benar, serta membuka sekat-sekat kehidupan yang menghalangi kebersamaan.

"Tatap kenyataan kita secara objektif untuk hidup harmonis," katanya.

Ia menyatakan pentingnya masyarakat melakukan berbagai usaha yang bermanfaat untuk orang lain.

Pada kesempatan itu ia menilai bakti sosial oleh umat Buddha serangkai dengan perayaan Tri Suci Waisak 2011 di Candi Borobudur itu sebagai momentum positif untuk membangun jalah kehidupan yang harmonis.

Koordinator Karya Bakti Kesehatan Tri Suci Waisak 2011 Walubi, Jefri Tanujaya, mengatakan, layanan kesehatan gratis terutama untuk warga miskin itu melibatkan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan Angkatan Udara, Dinkes Kabupaten Magelang, RSUP Dr Sardjito, RS Paramita, RST Magelang, tim dokter Unsoed Purwokerto, dan Akper Ngesti Waluyo.

Kegiatan selama dua hari (14-15 Mei 2011) di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah itu melibatkan sekitar 900 tenaga antara lain dokter, paramedis, dan relawan dengan sasaran sekitar 10 ribu orang terutama masyarakat miskin.

Layanan kesehatan melalui bakti sosial Walubi itu antara lain operasi minor, bibir sumbing, dan katarak, poli umum dan gigi.

"Kegiatan ini tidak membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan," katanya.
(L.M029*H018)


http://antaranews.com/berita/258580/pluralisme-bukan-hambatan-bangun-perdamaian

antaranews - Ketua MK : Hukum Tak Terikat dengan UU

Kupang (ANTARA News) - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan hukum tidak lagi terikat dengan undang-undang (UU), karena undang-undang itu sendiri tidak selalu adil.

"Undang-undang boleh jadi merupakan hasil kompromi politik ditataran pembentuknya dan akan merugikan sisi keadilan itu sendiri," katanya pada peluncuran buku "Hukum Kata Kerja, Sebuah Diskursus Filsafat tentang Hukum Progresif" di Kupang, Sabtu.

Buku tersebut merupakan karya Dr Nobertus Jegalus MA, dosen Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mahfud yang juga mantan Menteri Pertahanan semasa pemerintahan Presiden Abdurrahman "Gus Dur" Wahid ini mengatakan UU itu belum bisa mencerminkan keadilan, jika tidak ada keberanian para penegak hukum untuk menerapkan hukum progresif.

Dia mengatakan, para hakim saat ini masih takut untuk menerapkan keadilan dan masih terikat kepada undang-undang.

Secara filosofis, menurut Mahfud, penerapan hukum di Indonesia masih sebatas pada keadilan di permukaan dan lebih bersifat formalistis.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR-RI Benny Kabur Harman pada kesempatan yang sama mengatakan UU yang berlaku saat ini bukan untuk keadilan, tetapi hanya untuk kepentingan penguasa.

Karena itu, lanjut politisi dari Partai Demokrat asal Kabupaten Manggarai di ujung barat Pulau Flores, NTT itu undang-undang harus dikawal secara bermartartabat.

"Mengawal UU secara bermartabat bukan berarti harus turun ke jalan dengan melakukan tindakan anarkisme," katanya dan menambahkan atas dasar itu, pemerintah membentuk MK untuk mengawalnya secara bermartabat.

Peluncuran buku "Hukum Kata Kerja, Sebuah Diskursus Filsafat tentang Hukum Progresif" karya Dr Norbertus Jegalus MA ini dilakukan oleh Ketua MK Mahfud MD sebagai salah satu rangkaian peringatan Pesta Perak FH Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang jatuh pada 3 Mei lalu.(*)

(T. L003/S019)


http://antaranews.com/berita/258619/ketua-mk--hukum-tak-terikat-dengan-uu

antaranews - Assegaf: Hubungan dengan Israel Bertentangan Konstitusi

Jakarta (ANTARA News) - Anggota Komisi I DPR RI (antara lain membidangi masalah luar negeri dan pertahanan) Nurhayati Ali Assegaf menyatakan jika Indonesia mau mengadakan hubungan di bidang apa pun dengan Israel, sebaiknya diubah dulu pembukaan Undang Undang Dasar 1945.

Ia mengatakan itu kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu, sehubungan rencana pelaksanaan perayaan HUT ke-63 Israel oleh sebuah komunitas di Indonesia.

"Menurut saya, perayaan itu tidak layak diadakan, karena kita tidak ada hubungan dengan mereka (Israel)," ujarnya.

Hal ini, menurutnya, sesuai dengan (pembukaan) konstitusi Indonesia.

"Yaitu, penjajahan di atas bumi harus dimusnahkan. Untuk itu, apabila kita mau mengadakan hubungan apa pun dengan Israel, sebaiknya diubah dulu Pembukaan Undang Undang Dasar (UUD) 1945," tegasnya.

Apalagi, lanjutnya, mengingat perlakuan Israel terhadap Palestina, tidak berprikemanusiaan.

"Itu alasannya, mengapa saya tidak melihat urgensinya kita membuka hubungan kerja apa pun dengan Israel," katanya.

Ia pun menambahkan, Indonesia jangan merasa perlu untuk mendamaikan Palestina dan Israel.

"Sudah seharusnya kita belajar dari Mesir, Jordania, Bahrain dan lainnya," ujar Nurhayati Ali Assegaf.(*)
(M036/U002)


http://antaranews.com/berita/258614/assegaf-hubungan-dengan-israel-bertentangan-konstitusi

antaranews - Mensos: Program Pengentasan Kemiskinan Belum Maksimal

Batam (ANTARA News) - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan hasil tenaga pendamping dalam program pengentasan kemiskinan melalui kelompok usaha bersama belum maksimal karena jumlahnya masih kurang.

"Jumlah pastinya saya belum tahu, tapi masih sangat kurang. Seharusnya setiap dua sampai lima kelompok ada satu pendamping kelompok usaha bersama (kube)," kata Menteri di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu.

Menteri mengatakan pendamping memiliki tugas memberikan arahan dan bimbingan hingga kube bisa mandiri.

Menurut Menteri, usaha pengentasan kemiskinan hanya sampai pada penyaluran bantuan ke masyarakat sasaran, sedangkan pelaksanaan kurang arahan dan bimbingan.

"Tanpa pendamping yang memberikan arahan akhirnya usaha mereka banyak yang gagal," kata dia.

Jufri juga mengimbau, setiap kepala daerah memiliki program sendiri dalam pengentasan kemiskinan yang disesuaikan dengan kondisi daerah setempat.

"Kepala daerah yang paling tahu daerah dan cara mengatasi kemiskinan di daerah mereka," kata dia.

Sekretaris Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kemensos Hartono Laras, mengatakan pada 2011 ada 125 ribu kepala keluarga yang menjadi sasaran program kube dengan total anggaran sekitar Rp430 miliar.

"Satu kelompok terdiri dari 10 kepala keluarga yang mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta," kata dia.

Hartono menambahkan, bila kelompok mampu menjalankan usahanya bantuan yang diberikan pada periode berikutnya menjadi Rp30 juta.(*)

(T.Y011/M019) 


http://antaranews.com/berita/258610/mensos-program-pengentasan-kemiskinan-belum-maksimal