Tampilkan postingan dengan label mediaindonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mediaindonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

mediaindonesia : 60 Persen DPW PPP Dukung Suryadharma

MAKASSAR--MICOM: Dukungan kepada Suryadharma Ali sebagai calon ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) makin menguat menyusul pernyataan sikap dari kalangan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP se-Indonesia Timur, di Hotel Claron Makassar, Senin (23/5).

Sebelumnya Suryadharma mendapat dukungan dari DPW Sulut, Maluku Utara dan Gorontalo. Ia juga mendapat dukungan dari DPW se-Sumatera di Medan, DPW Jabar, DKI Jakarta dan Banten. Terakhir DPW Sulsel, Sulteng, Sultra, Papua Barat, dan Maluku mendukung Menteri Agama tersebut.

Menurut Hazrul Azwar Harahap, ketua Fraksi PPP, kini Suryadharma sudah mengantongi lebih dari 60 persen dari seluruh DPW se-Indonesia. "Saya berharap SDA dapat terpilih kembali sebagai ketua umum pada Muktamar VII di Bandung, 3-6 Juli 2011," ujar Hazrul.

Hazrul menyebut, pihaknya tak ingin PPP dikuasai pihak luar dan karena itu perlu ada ketegasan dari para pendukung Suryadharma melalui forum silaturahim tersebut. PPP harus  tampil ke depan dengan tetap konsisten dengan ideologi Islam.

Sementara itu Romahurmuziy (Romy), salah seorang pengurus DPP PPP menjelaskan tentang alasan mengapa harus memilih Suryadharma. Ia mengatakan, selain lebih populer dari kalangan pengurus PPP lainnya, ia juga memiliki visi, misi dan program yang prorakyat. (Ant/OL-04)


http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/24/228244/284/1/60-Persen-DPW-PPP-Dukung-Suryadharma

mediaindonesia : Merpati Diminta Evaluasi Program Pelatihan Pilot

JAKARTA--MICOM: Maskapai penerbangan Merpati diminta mengevaluasi kembali program pelatihan pilot dalam rangka mengantisipasi agar kejadian jatuhnya pesawat MA-60 di Papua Barat beberapa waktu lalu tidak terulang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti, kepada wartawan di Jakarta, Senin, menyebutkan, instruksi untuk melakukan evaluasi adalah berdasarkan hasil Special Safety Audit terhadap pesawat MA 60 dan pengoperasiannya oleh PT Merpati.

Herry memaparkan, pilot yang digunakan untuk menerbangkan MA 60 diketahui berasal dari beragam kualifikasi antara lain pesawat F-27, F-100, Casa 212, CN 235, dan Boeing 737.

Untuk itu, seharusnya para pilot tersebut juga diberikan pelatihan line training yang memadai termasuk route qualification terhadap pilot yang sudah lama tidak terbang di daerah yang memerlukan pendekatan virtual (Virtual Flight Rule/VFR).

Kemenhub juga meminta PT Merpati meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur operasi standar (SOP) serta memberikan pelatihan ulang terkait beberapa hal yang esensial seperti ALAR, CFIT, dan Stabilized Approach.

Ia juga menuturkan, terdapat indikasi adanya kurang koordinasi dalam peristiwa jatuhnya pesawat MA 60 tetapi hal itu masih harus menunggu kesimpulan lengkap dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dengan hasil audit itu juga dinyatakan bahwa pesawat MA 60 dapat diterbangkan kembali karena tidak dinilai tidak ada persoalan kesalahan teknis dari pesawat dari China tersebut.

Dari 12 pesawat jenis tersebut, 10 pesawat dinyatakan laik untuk dioperasikan kembali oleh Merpati, tetapi dua pesawat lainnya masih dalam perawatan di Surabaya.

Kemenhub juga melarang Merpati menerbangkan pesawat MA 60 ke tiga bandara di Indonesia yang memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam bermanuver.

Tiga bandara tersebut adalah Bandara Ruteng (NUsa Tenggara Barat/NTB), Bandara Ende (Nusa Tenggara Timur/NTT), dan Bandara Umbu Waingapu (NTT).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan telah menyelesaikan audit kelaikan pesawat MA-60 dan akan melanjutkan dengan audit operasional pengoperasian pesawat oleh Merpati Nusantara Airlines.

"Pesawat itu kan untuk beberapa hari tidak terbang, dari hasil evaluasi sudah bisa terbang. Sekarang tinggal kita menunggu dari KNKT untuk evaluasi kecelakaannya," kata Freddy. (Ant/Ol-3)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/24/228226/4/2/Merpati-Diminta-Evaluasi-Program-Pelatihan-Pilot

mediaindonesia : Bekasi Angkat 24 Desa Jadi Kelurahan

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menargetkan peningkatan status 24 desa menjadi kelurahan mulai Juni 2011.

"Kini prosesnya hanya meminta persetujuan 2/3 warga di masing-masing desa setempat," kata Kapala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Kabupaten Bekasi Effendi di Cikarang, kemarin.

Menurut dia, desa tersebut sudah layak ditingkatkan dan berubah menjadi kelurahan. Rencananya, peningkatan status itu akan dilakukan sekitar Juni 2011.

Sebanyak 24 desa yang akan berstatus sebagai kelurahan itu, di antaranya berada di Kecamatan Babelan, Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Cikarang Timur, Pebayuran, Sukatani, Setu, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, dan Serang Baru.

Untuk kelancaran itu, pihaknya sudah memberikan bimbingan teknis kepada kepala desa. Mereka dibekali pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa dan pengelolaan keuangan desa.

"Mereka juga diajarkan cara untuk inventarisasi aset desa serta tata cara penyusunan peraturan desa dan keputusan kepala desa. Bahkan, kepala desa juga mendapatkan pembekalan tentang pembuatan tata naskah dinas serta kebijakan strategis nasional bidang kependudukan terkait dengan akan diberlakukannya KTP elektronik," katanya. (Ant/OL-5)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/24/228073/37/5/Bekasi-Angkat-24-Desa-Jadi-Kelurahan

mediaindonesia : Kaltim Minta Tambahan Kuota BBM

SAMARINDA--MICOM: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meminta Pertamina Pusat dan BP Migas di menambah kuota BBM. Permintaan ini disampaikan menyusul terjadi kelangkaan BBM di beberapa wilayah di provinsi tersebut.

"Kita sudah berkirim surat kepada Pertamina dan BP Migas. Kita juga sudah koordinasi dengan Pertamina. Mereka juga akan koordinasi dengan BP Migas. Karena keputusan penambahan kuota tersebut ada di BP Migas," kata Asisten II Setprov Kaltim M Syabani. Senin (23/5).

Dia mengatakan, dari informasi yang ada BP Migas sedang melakukan pengecekan untuk melakukan kalkulasi sesuai dengan jumlah kebutuhan konsumsi BBM untuk Kaltim. Apalagi pertumbuhan perekonomian di Kaltim harusnya berbanding lurus dengan pemakaian BBM. "Makanya cepat diusulkan agar tidak mengganggu roda perekonomian," tuturnya.

Selain itu, Pemprov Kaltim juga sudah meminta Pemkab dan Pemkot untuk merazia penjual BBM eceran yang juga dinilai menjadi salah satu penyebab habisnya BBM di sejumlah SPBU di beberapa daerah.

"Penjualan eceran juga menjadi kontribusi membuat cepat habisnya BBM di SPBU. Sehingga jika ditertibkan bisa cepat normal lagi," ujarnya. (SY/OL-04)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/24/228223/127/101/Kaltim-Minta-Tambahan-Kuota-BBM

mediaindonesia : Swiss Kembangkan Sel Tenaga Surya Lebih Murah

EMPA, laboratorium Swiss, telah mengambil langkah besar dalam pengembangan sel pembangkit listrik tenaga surya. Para ilmuwan telah menemukan sel fleksibel berbiaya rendah yang hampir seefisiensi sel dari silikon atau kaca yang lebih mahal.

Hal itu merupakan terobosan kecil, tetapi signifikan dalam memanfaatkan sumber energi terbarukan.

Pada Kamis (19/5), Empa, Laboratorium Sains dan Teknologi Federal Swiss, mengumumkan bahwa mereka telah meningkatkan efisiensi sel surya fleksibel sekaligus membuat rekor dunia baru yakni sebesar 18,7 persen. Ini merupakan perbaikan signifikan atas rekor sebelumnya 17,6 persen yang juga dibuat Empa.

Itu mungkin tidak terdengar seperti perbaikan besar, tapi berpotensi menempatkan sel surya fleksibel sejajar dengan sel berbasis silikon atau kaca berbasis--yang lebih efisien, tapi lebih berat, padat, dan mahal.

"Besar sel surya fleksibel saat ini di pasar memiliki efisiensi hanya tiga atau empat persen," ujar Ayodhya Tiwari yang memimpin tim di Empa. Panel surya silikon panel surya saat ini memiliki efisiensi 18 sampai 20 persen.

Sel surya fleksibel dibuat dari senyawa semikonduktor copper indium gallium (di)selenide atau dikenal sebagai CIGS yang memiliki struktur sel lebih kompleks daripada silikon. (dw-world.de/OL-5)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/24/228088/292/7/Swiss-Kembangkan-Sel-Tenaga-Surya-Lebih-Murah

Minggu, 15 Mei 2011

mediaindonesia - Pejuang Pluralisme Alami Cobaan Berat

DENPASAR--MICOM: Dua mantan menteri di era pemerintahan Gus Dur, yakni Menristek AS Hikam dan Mensesneg Djohan Effendi yang tampil sebagai pembicara dalam sebuah seminar nasional bertajuk "Memaknai Anak Bangsa dalam Kerangka Kebhinekaan" di Kampus Institut Hindu Darma Negeri Denpasar Jl Ratna, Sabtu (14/5), merekomendasikan untuk membebaskan tokoh spiritual lintasagama Anand Krishna yang saat ini sedang menghadapi proses hukum akibat tuduhan pelecehan seksual.

Mantan Mensesneg Djohan Effendi mengatakan, pada era demokrasi seperti sekarang ini, para pejuang kemanusiaan, kebenaran, dan pluralisme di Indonesia sedang mengalami cobaan berat. "Dalam kondisi tertekan seperti itu, hendaknya kita tetap berkomitmen untuk tetap memperjuangkan nilai-nilai kebenaran, kemanusiaan, dan pluralisme sampai titik darah terakhir," ujarnya.

Saat ini, kata Djohan, harus disadari betul bahwa masih ada upaya sebagian kalangan untuk menjadikan negara ini tidak berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Perjuangan itu sesungguhnya sangat bertentangan dengan ideologi NKRI yakni Pancasila dan UUD '45. Beberapa contoh kasus yang ada seperti kekerasan terhadap Ahmadyah, kasus Anand Krishna dan berbagai kasus lain yang bernuansa SARA.

Sementara itu, mantan Menristek AS Hikam mengatakan, ada kesamaan perjuangan antara Gus Dur dan Anand Krishna. Keduanya sama-sama memperjuangkan pluralisme di Indoensia. "Selain keduanya adalah teman dekat, misi perjuangannya adalah sama yakni mengayomi yang minoritas dan terus memperjuangkan pluralisme. Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk mendukung upaya pembebasan Anand Krishna dari proses pengadilan," ujarnya. (OL/OL-8)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/15/226170/284/1/Pejuang-Pluralisme-Alami-Cobaan-Berat

mediaindonesia - Kementerian PU Jelaskan soal Jalan Tol Trans-Jawa

MALANG--MICOM: Pengguna jalan lebih memilih jalan tol untuk mengefisiensikan waktu dan biaya. Sementara dari sisi bisnis, peluang investasi jalan tol adalah hal yang potensial. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum memprogramkan enam koridor ekonomi. Program itu untuk mengembangkan koridor ekonomi Indonesia di seluruh wilayah.

Khusus di Pulau Jawa, bakal terhubung dari barat hingga timur. Di wilayah timur pulau Jawa, yakni Jawa Timur, terdapat empat proyek jalan tol trans-Jawa dan empat proyek jalan tol nontrans-Jawa.

Empat jalan tol trans Jawa adalah ruas tol Mantingan-Ngawi sepanjang 37 kilometer, Ngawi-Kertosono sepanjang 87 kilometer, Kertosono-Mojokerto sepanjang 40 kilometer, dan Mojokerto-Surabaya sepanjang 36 kilometer. Proyek tersebut proses konstruksinya sudah berjalan.

Untuk empat jalan tol nontrans-Jawa, yakni ruas Gempol-Pandaan sepanjang 14 kilometer, Gempol-Pasuruan sepanjang 34 kilometer, Waru (Aloha)-Wonokromo-Tanjung Perak sepanjang 18,6 kilometer, dan Pasuruan-Probolinggo sepanjang 45 kilometer. Empat ruas jalan tol nontrans-Jawa ini masih dalam proses pengadaan tanah.

"Untuk Gempol-Pandaan progres tanahnya sudah 96% dan untuk Gempol-Pasuruan baru 14%," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Gani Ghazali, akhir pekan lalu, pada acara Media Gathering Kementerian Pekerjaan Umum di Malang, Jawa Timur.

Dari empat ruas jalan tol trans-Jawa, dua ruas yakni Mantingan-Ngawi dan Ngawi-Kertosono, Gani menyebutkan, PT TIES asal Australia yang memegang konsesinya. Namun, perusahaan tersebut belum menandatangani PPJT.

Gani mengungkapkan, untuk melihat kesiapan investor dalam pendanaan dan konstruksi, BPJT melakukan evaluasi rancangan proyek-proyek jalan tol tersebut. Ia mengaku, evaluasi telah selesai dilakukan pada 22 Maret lalu. Saat ini, menurut dia, BPJT tengah menyusun amendemen Perjanjian Pengelolaan Jalan Tol (PPJT). "Ini dilakukan agar dapat memberikan keyakinan bahwa jalan tol pasti terbangun." (BN/NG/OL-8)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/15/226168/21/2/Kementerian-PU-Jelaskan-soal-Jalan-Tol-Trans-Jawa

mediaindonesia - Golkar Jaring Cagub DKI Lewat Survei

JAKARTA--MICOM: Partai Golkar akan menjaring figur yang akan diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 melalui survei oleh lembaga survei independen.

"Hingga saat ini Partai Golkar belum memutuskan siapa figur yang akan diusung pada pemilihan kepala daerah di Provinsi DKI Jakarta pada 2012," kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Idrus Marham, di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Sabtu (14/5).

Menurut dia, Partai Golkar masih memberikan kesempatan kepada seluruh kader terbaiknya yang ingin tampil pada Pemilu Kada Gubernur DKI Jakarta, untuk menunjukkan aktualisasi serta mensosialisasikan dirinya.

Pada saatnya, kata dia, DPP Partai Golkar akan melakukan penjaringan melalui survei oleh lembaga survei independen untuk memilih kader terbaik yang akan diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Survei oleh lembaga survei independen, kata dia, akan dilakukan sekitar lima atau enam bulan sebelum pelaksanaan Pemilu Kada Gubernur DKI Jakarta pada 2012.

"Partai Golkar menunjuk lembaga survei independen untuk melakukan survei agar hasilnya benar-benar independen dan akurat," katanya.

Idrus meyakini, lembaga survei independen akan bekerja sungguh-sungguh sehingga mendapatkan informasi dan kesimpulan yang akurat.

Hasil survei tersebut, kata dia, akan dasar bagi Partai Golkar untuk menetapkan figur siapa yang akan diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017.

Idrus menambahkan, figur yang akan disurvei oleh Partai Golkar tidak hanya kader dari internal Partai Golkar tapi juga tokoh atau politisi dari partai lain yang populer.

Hingga saat ini beberapa nama kader Partai Golkar yang disebut-sebut akan tampil untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 antara lain, Azis Syamsuddin dan Tantowi Yahya. (Ant/OL-9)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/14/226116/37/5/Golkar-Jaring-Cagub-DKI-Lewat-Survei

mediaindonesia - Ratusan Ribu Kartu Jamkesmas di Bengkulu Dibatalkan

BENGKULU--MICOM: 126.400 kartu calon peserta jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) di Provinsi Bengkulu dibatalkan karena tidak dilengkapi data yang akurat.

Manager PT Asuransi Kesehatan (Askes) Cabang Bengkulu Dwi Desiawan, Sabtu (14/5) mengatakan pihaknya terpaksa membatalkan mencetak ratusan ribu kartu jamkesmas itu karena kesalahan dalam proses pendataan yang dilakukan oleh Dinas Sosial setempat.

"Kesalahan data tersebut berupa tidak tercantumnya tempat dan tanggal lahir serta alamat lengkap calon peserta Jamkesmas sehingga kami tidak bisa mencetak kartu yang tidak memiliki identitas yang lengkap," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembatalan pencetakan kartu Jamkesmas tersebut sangat disayangkan dan merugikan warga yang kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bila sedang sakit. "Kami mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu segera mendata ulang calon peserta Jamkesmas yang berhak menerima bantuan tersebut dan melibatkan petugas yang profesional sehingga kesalahn data tidak terjadi lagi," katanya.

Selain data yang tidak lengkap, seringkali terjadi tumpang tindih dalam pendataan warga kurang mampu di Bengkulu. Agar tidak terjadi lagi kelemahan yang sama, ia menyarankan agar antara instansi pemerintah yang melakukan pendataan meningkatkan koordinasi serta melakukan pendataan satu pintu.

Calon penerima kartu jamkesmas harus memenuhi 14 persyaratan antara lain tinggal di  rumah berlantai tanah, berdinding papan dan memiliki penghasilan Rp225.875 per kapita per bulan.  "Sejak 2008 kuota kartu Jamkesmas di Provinsi Bengkulu yakni 632.000 calon peserta. Kami hanya bertugas untuk menyelekdsi data yang diterima dari pemerintah daerah, mencetak dan mendistribusikan  kartu Jamkesmas kepada masyarakat penerimanya," katanya.

Ia menjelaskan,sebelumya PT Askes juga bertugas membayar biaya pelayanan  bagi para peserta Jamkesmas, diantaranya pembayaran jasa rawat jalan tingkat pertama sampai lanjutan, rawat inap, biaya operasi penyakit beresiko tinggi seperti jantung, kanker dan gagal ginjal. (Ant/OL-04)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/15/226165/126/101/Ratusan-Ribu-Kartu-Jamkesmas-di-Bengkulu-Dibatalkan

mediaindonesia - Perpres Moratorium Hutan Mendesak

MEDAN--MICOM: Keberadaan Peraturan Presiden tentang Moratorium Hutan sangat mendesak sebagai salah satu solusi untuk mengurangi potensi bencana dan kondisi iklim yang mulai mengkhawatirkan.

Presiden Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perjuangan Hukum dan Politik HMK Aldian Pinem di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (14/5), mengatakan semua pihak telah mengetahui bahwa hampir seluruh daerah di Indonesia rawan bencana alam seperti banjir dan longsor. "Hujan sedikit, langsung banjir," katanya.

Kondisi itu disebabkan rusaknya hutan di Tanah Air yang tingkatnya sangat mengkhawatirkan karena banyaknya kegiatan eksploitasi hutan yang tidak teratur. Oleh karena itu, kata Aldian, rencana pemerintah untuk mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Moratorium Hutan sangat diapresiasi untuk kemaslahatan masyarakat.

Perpres itu juga dinilai sangat penting untuk mengatasi pemanasan global yang efeknya telah dirasakan masyarakat dan telah menjadi perhatian internasional. "Lihat saja debit air laut pun sudah tidak normal," katanya.

Mungkin, kata Aldian, selain menghentikan eksploitasi hutan, perpres itu juga diharapkan memuat ketentuan bagi setiap daerah di Tanah Air untuk membuat hutan kota. "Jika perlu, harus dibuat menjadi perda (peraturan daerah)," katanya. (Ant/OL-01)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/14/226098/89/14/Perpres-Moratorium-Hutan-Mendesak

Rabu, 11 Mei 2011

mediaindonesia - Konversi BBM ke Gas Terkendala Infrastruktur

JAKARTA--MICOM: Masalah bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Indonesia bisa diatasi dengan segera dengan konversi ke bahan bakar gas (BBG). Namun masalah infrastruktur masih menjadi kendala. Karena itu, pemerintah harus terlebih dahulu menyediakan infrastruktur untuk penggunaan gas tersebut.

Demikian yang diungkapkan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Widjajono Partowidagdo di Jakarta, Selasa (10/5).

"Jadi kita ingin membuat transisi dari minyak ke gas. Itu mudah, sediakan infrastrukturnya," katanya.

Selama ini gas tidak bisa digunakan sebagai bahan bakar di dalam negri karena tidak ada infrastrukturnya. Padahal harga gas lebih murah daripada harga minyak sebagai bahan bakar.

"Buat receiving terminal LNG sekarang maka selesai masalah gas itu," ujar Widjajono.

Ia mengatakan bahwa selama ini kesulitan pembangunan infrastruktur gas adalah masalah pembebasan lahan untuk receiving terminal dan pipa gas.

Lebih lanjut Widjajono menyampaikan bahwa BBM subsidi sebaiknya dicabut tetapi dengan syarat pemerintah menggantinya dengan BBG.

"Subsidi itu gak apa-apa dinaikkan tapi ada kepastian BBG masuk. Seperti dulu minyak tanah dihapuskan, baru gas masuk," ujarnya.

Untuk langkah awal, BBG bisa digunakan untuk transportasi publik terlebih dahulu seperti bus dan taksi. Jika sudah digunakan untuk transportasi publik, lama-kelamaan kendaraan pribadi juga bisa mengikuti menggunakan BBG.

"Public transportation saja dulu, bus, taksi, dan yang belum juga microbus. Nanti kendaraan pribadi tinggal beli converter kit-nya," pungkas Widjajono. (ML/OL-3)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/11/225057/4/2/-Konversi-BBM-ke-Gas-Terkendala-Infrastruktur-

mediaindonesia - Pembahasan RUU Hukum di Baleg Rawan Konflik Kepentingan

JAKARTA--MICOM: Penyusunan 14 rancangan undang-undang (RUU) masuk ke dalam Badan Legislasi (Baleg) DPR. Beberapa di antaranya mengenai hukum. DPR merencanakan beberapa perubahan untuk RUU bidang hukum. Beberapa kewenangan akan dipangkas.

Salah satu rancangan undang-undang yang tengah disusun Baleg adalah RUU tentang perubahan atas undang-undang nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Agung.

Dalam draft yang disiapkan, persyaratan jaksa agung akan diperketat. "Jaksa Agung nantinya harus mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di legislatif. Jadi diharapkan lebih independen, dan tidak terlalu di pengaruhi pemerintah," ujar Achmad Dimyati Natkusumah, Wakil Ketua Baleg, saat ditemui seusai rapat, Selasa (10/5).

Ia menekankan, jaksa agung harus dijabat oleh orang yang memiliki cukup pengalaman.

"Akan ada seleksi yang ketat untuk para calon jaksa agung. Nanti akan ada tim seleksi yang dibentuk presiden, diusulkan minimal tiga orang ke DPR untuk fit and proper test," papar Dimyati juga menjadi Ketua Panja RUU Kejaksaan.

RUU lainnya yang akan disusun Baleg adalah RUU tentang perubahan ketiga atas UU nomor 14 tahun 1985 tentang Mahkamah Agung. Salah satu poin krusial dalam RUU tersebut adalah mengenai pengawasan teknis yudisial yang dilakukan oleh Komisi Yudisial. Poin ini akan dihilangkan.

"Kekuasaan kehakiman ada di MK dan MA. Masa KY bisa melakukan pengawasan langsung, padahal kan mereka wilyahnya kode etik. Hakim itu sangat independen."

Hal ini mengacu, menurut dia, pada putusan Mahkamah Konstitusi tentang RUU terkait. "Jadi kita masukan putusan MK itu sehingga tidak bertentangan dengan konstitusi."

Sementara mengenai batas maksimal usia hakim, usia 70 tahun dinilai sudah ideal dan tidak akan diubah lagi.

Sementara RUU tentang perubahan atas UU nomor 24 tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu RUU yang masuk dalam pembahasan. Dimyati juga menjadi ketua panja untuk RUU ini. Pada masa reses, ia memimpin tim untuk melakukan studi banding ke Jerman.

Salah satu perubahan yg disiapkan dalam draft adalah, MK ke depaan tidak akan lagi menangani sengketa pemilu kada. "Nanti dikembalikan ke pengadilan khusus pemilu kada," imbuhnya.

Nantinya, sambung dia, MK juga akan diawasi oleh lima orang anggota Majelis Kehormatan Hakim yang dibentuk permanen. Kelima orang itu merupakan gabungan dari unsur MK, KY, MA, Pemerintah dan DPR.

"Karena terlalu banyak informasi minor terhadap kinerja MK sehinggaa perlu majelis kehormatan."

Secara terpisah, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho mengaku khawatir dengan keberadaan Dimyati sebagai Ketua Panja. Hal ini karena, Dimyati pernah tersandung kasus dugaan suap saat menjadi bupati Pandeglang, Banten.

"Jangan pilih orang yang tersandung kasus korupsi. Harus dicermati betul, nanti prosesnya menjadi tidak objektif karena ada konflik kepentingan," tegasnya.

Menurut dia, DPR harus membatalkan tim tersebut dan menggantinya dengan yang baru. "Harus membuka ruang publik untuk memberikan saran juga," tukasnya. (Wta/OL-3)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/11/225061/284/1/Pembahasan-RUU-Hukum-di-Baleg-Rawan-Konflik-Kepentingan

Minggu, 08 Mei 2011

mediaindonesia - Tiada Tempat bagi NII di Bumi Pancasila

JAKARTA--MICOM: Perbuatan kriminal yang dilakukan anggota gerakan Negara Islam Indonesia (NII) berupa kekerasan, penipuan hingga cuci otak dinilai sudah merugikan dan meresahkan masyarakat utamanya umat Islam.

Akibatnya, sejumlah ormas Islam menilai perbuatan kriminal oleh organisasi yang menyebut dirinya NII merupakan tindakan makar terhadap tegaknya NKRI, sehingga pemerintah harus bersikap tegas sesuai hukum yang berlaku.

Sejumlah pimpinan ormas/lembaga Islam pun melakukan sebuah pertemuan di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, untuk memberikan sikapnya terhadap NII.

Ormas/lembaga Islam yang ikut mengemukakan pendapat tersebut antara lain PP Muhammadiyah, PB Mathla'ul Anwar, PP Persatuan Islam, PP Al Irsyad Al Islamiyyah, PKPN-KAHMI, Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI), PB Pelajar Islam Indonesia, PP Syarikat Islam, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) serta DPP Satkar Ulama.

"Kami menilai tindakan kriminal yang bertujuan untuk mendirikan Negara Islam Indonesia merupakan tindakan makar terhadap NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam, Irfan Safrudin.

Menurutnya, ormas/lembaga menilai NII adalah gerakan yang dikembangkan sekelompok orang yang tidak memiliki dasar keagamaan Islam yang kuat dan tidak mendapat dukungan dari mayoritas umat Islam.

Karena itu, katanya, jika aparat keamanan dan pemerintah menangani dengan sungguh-sungguh seharusnya gerakan NII sudah tuntas dan tinggal sejarah.

"Kami sangat prihatin dengan berbagai perbuatan kriminal yang dilakukan oknum NII dan sangat bersimpati terhadap masyarakat yang menjadi korban tindakan kriminal baik yang berupa kerugian harta benda juga kehilangan anak dan anggota keluarga lainnya," katanya.

Menurutnya, gerakan NII telah menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya orang tua, dan potensial memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Karena itu, katanya, pihaknya mendesak kepada pemerintah untuk menangani gerakan NII secara tegas dan sungguh-sungguh sesuai dengan hukum berlaku.

"Hukuman diberikan kepada pelaku dan penggerak, serta segala institusi dan figur yang diduga keras mendukung NII dan mengingatkan pemerintah tidak melupakan isu penting kebangsaan seperti pemberantasan korupsi, penegakan hukum, serta pengentasan kemiskinan," katanya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengatakan, eksistensi NII tidak terlepas dari sikap pemerintah dan aparat keamanan yang cenderung melakukan pembiaran, pengabaian dan pemeliharaan terhadap gerakan NII.

Menurut Din, meningkatnya gerakan NII tidak terlepas dari usaha politik tertentu yang secara sistematis memelihara dan mendukung eksistensinya demi kepentingan politik kekuasaan.

"Politisasi gerakan NII telah mendiskreditkan dan merusak citra politik umat Islam sebagai bagian yang terbesar bangsa Indonesia," kata Din.

Mengingat gerakan NII menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya orang tua, Din mendesak pemerintah menangani gerakan NII secara tegas dan bersungguh-sungguh sesuai hukum yang berlaku.

Untuk menanggulangi penyebaran NII, ormas/lembaga Islam bersedia bekerjasama dengan pemerintah dan aparat keamanan demi terciptanya tatanan kehidupan sosial yang damai, keutuhan NKRI dan persatuan serta kesatuan bangsa.

Pihaknya mengimbau kepada umat Islam meningkatkan pemahaman Islam yang komprehensif dan pengamalannya melalui usaha yang serius dan benar dalam memajukan pendidikan dan dakwah Islam.

"Umat Islam hendaknya tidak terpengaruh oleh usaha memecah belah persatuan melalui perdebatan publik yang menonjolkan perbedaan sikap dan pandangan di kalangan tokoh ormas/lembaga Islam," kata Din.

Ormas/lembaga Islam juga menilai tindakan kriminal oknum NII jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Islam yang menekankan sikap amanah, jujur, bertanggung jawab, serta mematuhi hukum.


Rekrutmen untuk menjadi anggota NII disinyalir banyak dilakukan di sejumlah kampus, universitas sehingga banyak mahasiswa yang diduga "dicuci otaknya" saat masih kuliah.

Tudingan pun banyak diarahkan ke sejumlah universitas atau perguruan tinggi, yang salah satunya ke Institut Teknologi Bandung (ITB).

Namun demikian hal itu dibantah oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Pembina Masjid Salman ITB H Syarif Hidayat.

"Tidak benar pemberitaan atau anggapan bahwa Masjid Salman ITB adalah basis perekrutan anggota NII KW IX dan gerakan sesat lainnya," katanya.

Bahkan, kata Syarif, pengurus mendesak pemerintah untuk membubarkan dan menyatakan bahwa NII KW IX adalah terlarang di seluruh wilayah RI, serta menindak secara tegas berdasarkan hukum yang berlaku terhadap siapapun yang terkait dengan aktivitas penyebaran NII KW IX.

Dikatakan pula, kombinasi semangat dan gairah tinggi di kalangan kaum muda tetapi dangkal soal pemahaman agama serta banyaknya ketimpangan sosial dalam realitas kehidupan masyarakat, merupakan lahan subur bagi penyalahgunaan agama yang justru bertentangan dengan agama, termasuk terorisme.

Untuk mencegah masuknya NII ke kampusnya, katanya, sejak awal 2000-an pihaknya telah mengamati adanya aktivitas individual secara sporadis yang menggunakan area publik, termasuk Masjid Salman ITB, yang ditengerai sebagai aktivitas perekrutan anggota NII KW IX dan gerakan sesat lainnya.

"Pihak yayasan selalu mewaspadai, mensosialisasikan dan menyebarluaskan melalui berbagai media dan mimbar dakwah betapa berbahaya dan sesatnya ideologi dan gerakan NII KW IX bagi keutuhan hidup berbangsa dan bernegara," kata Hidayat dalam siaran persnya.

Untuk menghindari mahasiswa ITB disusupi ajaran sesat, pihaknya selalu bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti ITB, MUI, dan Polri, untuk mencegah, mewaspadai, menangkal serta menangani tindakan kriminal terkait kegiatan NII.

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendesak pemerintah tidak lepas tangan terhadap persoalan gerakan NII.

"Pemerintah jangan lepas tangan. Kalau lepas tangan, itu sama dengan merestui gerakan NII ini," kata Ketua Umum PB PMII Addin Jauharudin.

Menurut Addin, kesan pemerintah lepas tangan terhadap persoalan NII terlihat dari kurang seriusnya Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan serta Kementerian Agama merespons persoalan tersebut.

PMII akan membentuk crisis center di sejumlah perguruan tinggi untuk menangkal masuknya ideologi NII ke dalam kampus.

"Termasuk menangani mereka-mereka yang terlanjur menjadi korban kelompok NII," katanya.

Untuk tahap awal PMII akan mendirikan crisis center di 50 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, keterlibatan PMII dalam menangani persoalan NII, khususnya untuk melawan ideologi mereka, berangkat dari kesadaran bahwa persoalan itu membutuhkan kepedulian bersama.

"Kami ingin meneguhkan ajaran Islam moderat sebagai counter dari ideologi NII dan ideologi radikal lainnya," katanya.

Pada kesempatan itu, Addin juga mendesak pemerintah untuk serius menangani tiga problem krusial bangsa dewasa ini yakni kedaulatan, kebhinnekaan, dan keadilan. (Ant/OL-12)

mediaindonesia - PAN Cium Pemerintah Ditekan Amerika soal Pembelian Saham Newmont

JAKARTA--MICOM: Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Teguh Juwarno menilai, lobi dan tekanan negara asing membuat pemerintah akhirnya membeli sisa saham divestasi Newmont Nusa Tenggara (NTT) sebanyak 7 persen.

Hal demikian dikatakan Teguh menanggapi teken kontrak pembelian saham Newmont oleh pemerintah pusat pada Jumat (6/5). Teguh mengatakan, negara asing yang menekan pembelian tersebut antara lain Amerika Serikat (AS).

"Kita negara berdaulat. Semestinya pemerintah pusat mempunyai kekuatan untuk membela daerah. Saya nilai, pemerintah lemah menghadapi lobi soal ini," kata Teguh di Jakarta, Sabtu (7/5).

Fraksi PAN akan mempertanyakan soal keterlibatan asing tersebut. Bahkan, PAN berencana jika mungkin mengusulkan pembatalan.

Itu diperkuat lagi karena dana yang digunakan pemerintah pusat berasal dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Sebelumnya, dalam putusan rapat Komisi XI dengan Menkeu diputusakan untuk tidak menggunakan dana tersebut.

Selain itu, PIP seharusnya lebih digunakan untuk kepentingan infrastruktur. (OL-5)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/07/224288/4/2/PAN-Cium-Pemerintah-Ditekan-Amerika-soal-Pembelian-Saham-Newmont

mediaindonesia - Lalu Lintas Jalur Protokol Kembali Normal

JAKARTA--MICOM: Beberapa ruas jalan protokol di Jakarta, Sabtu (7/5) kembali normal dilintasi para pengguna jalan setelah sempat ditutup terkait iring-iringan kepala negara dan pemerintahanan ASEAN dari hotel menuju Balai Sidang Jakarta.

Dari informasi Traffic Manajemen Center Lalu Lintas Polda Metro Jaya,  penutupan dan pengalihan arus tersebut hanya dilakukan saat keberangkatan para delegasi untuk menghadiri pembukaan KTT ASEAN.

Penutupan akan dilakukan lagi pada sekitar pukul 16.00 WIB saat para kepala negara dan pemerintahan ASEAN kembali dari Balai Sidang Jakarta menuju tempatnya menginap.

Hal yang sama akan dilakukan pula sekitar pukul 19.00 WIB saat para kepala negara dan pemerintahan ASEAN berangkat kembali ke Balai Sidang Jakarta, untuk menghadiri jamuan santap malam oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pengalihan dan penutupan arus lalu lintas dilakukan di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Kuningan.

Berikut titik pengalihan arus dan jalan alternatifnya.

1. Dari Traffic Light (TL) Harmoni
a. Arus lalu lintas di Harmoni dialihkan ke arah Jalan Ir H Juanda-Jalan Gunung Sahari-belok kanan-Senen
b. Pertigaan Pasar Baru-belok kanan-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan Merdeka Timur-TL Tugu Tani
c. Dari Harmoni memutar di Bina Graha-Jalan Veteran-Jalan Suryopranoto-Tomang-tol

2. Oteva
a. Jalan Merdeka Utara dialihkan menuju Abdul Muis ke arah Tanah Abang menelusuri ke Jalan Jati Baru dan tembus ke Jalan KS Tubun hingga Jalan Slipi.
b. Jalan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Abdul Muis ke Jalan Tanah Abang, kemudian Jati Baru hingga ke Jalan Mas Mansyur tembus ke Jalan Casablanca ke Kuningan.

3. Bundaran Air Mancur
a. Jalan Merdeka Selatan dialihkan ke Jalan Merdeka Timur kemudian menuju Jalan Prapatan tembus ke simpang Senen.
b. Jalan Merdeka Selatan dialihkan ke Jalan Merdeka Timur menuju Jalan Prapatan ke arah Patung Tani kemudian Jalan Cut Mutia, Jalan Cokroaminoto menuju Kuningan.
c. Jalan Budi Kemuliaan dialihkan ke Jalan Abdul Muis menuju Tanah Abang tembus ke Jalan Mas Mansyur ke arah Casablanca ke Kuningan.

4. Kebon Sirih
a. Jalan Kebon Sirih dialihkan ke Jalan Patung Tani menuju Jalan Prapatan ke arah simpang Senen.
b. Jalan Kebon Sirih dialihkan ke Patung Tani menuju Jalan Teuku Umar menuju Jalan Madiun ke arah Manggarai.
c. Jalan Kebon Sirih dialihkan menuju kawasan Patung Tani ke arah  Jalan Cut Meutia ke arah Jalan Sam Ratulangi kemudian tembus ke Jalan Cokroaminoto ke Kuningan.

5. Sarinah
a. Jalan Wahid Hasyim dialihkan ke lampu merah Cemara menuju Jalan Sam Ratulangi menuju Jalan Cokroaminoto menuju Kuningan.
b. Jalan Wahid Hasyim dialihkan ke Jalan Agus Salim menuju Jalan Yusuf Adinata ke arah Jalan Sam Ratulangi ke Jalan Cokroaminoto  ke arah Kuningan.

6. Bundaran HI
a. Jalan Imam Bonjol dialihkan ke Jalan Sumenep ke arah Jalan Latuharhari menuju Manggarai ke Jalan Minangkabau ke arah Jalan  Saharjo.
b. Jalan Sutan Sahrir dialihkan ke Jalan Agus Salim ke Jalan Sabang menuju Jalan Kebon Sirih dan tembus ke Jalan Merdeka Timur.

7. Dukuh Atas
a. Jalan Sutan Agung dialihkan ke arah Manggarai menuju Jalan Minangkabau ke Jalan Saharjo.
b. Jalan Karet dialihkan ke lampu merah Karet Bivak menuju Pejompongan ke arah Slipi.

8. Kuningan
a. Jalan Mampang dialihkan ke Jalan Tendean menuju Jalan Monginsidi ke lampu merah CSW ke arah Sam Raja ke Pintu 1 menuju Jalan Asia Afrika ke Palmerah.
b. Jalan Rasuna Said dialihkan ke Jalan Casablanca lalu ke Jalan Mas Mansyur lurus ke Pejompongan lalu ke Slipi
c. Tol dalam kota

9. Tomang
a. Jalan Tomang Raya-Jalan Biak-Kesehatan-Harmoni
b. Tol dalam kota

10. Slipi
a. Pejompongan-Karet Bivak-Mas Mansyur-Casablanca-Saharjo
b. KS Tubun-Tanah Abang-Jati Baru-Mas Mansyur-Casablanca-Saharjo
c. Tol dalam kota

11. CSW
a. Jalan Trunojoyo-Jalan Gunawarman-Jalan Senopati-Jalan Sanjaya-Jalan Tendean
b. Jalan Kyai Maja-Hang Jebat-Jalan Sinabung-Jalan Pintu IX-Jalan Asia Afrika-Jalan Pejompongan-Jalan S. Parman
c. Jalan Sudirman jalur lambat-Jalan Pintu I-Jalan Asia Afrika-Jalan Pejompongan-Jalan S. Parman. (Ant/wt/X-12)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/07/224189/35/5/Lalu-Lintas-Jalur-Protokol-Kembali-Normal

mediaindonesia - Rumah Pramugari Sumaryani di Sidoarjo Kosong

SIDOARJO--MICOM: Salah satu korban tewas jatuhnya pesawat Merpati MA-60 di Teluk Kaimana, Papua Barat, adalah pramugari Sumaryani Indriyana Puspasari. Sumaryani diketahui beralamat di Perumahan Pondok Tjandra Indah Jalan Jeruk Barat Nomor 47 Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Rumah tersebut sudah enam tahun lalu dibeli pramugari yang akrab dipanggil Yani tersebut. Namun rumah ini kosong.

Menurut petugas keamanan perumahan Budi, Sumaryani hanya pulang ke rumah tersebut saat ditugaskan di Surabaya atau pada saat lebaran. Jadi, rumah tipe 80 itu hanya sebagai rumah singgah.

Budi menambahkan, pihak Merpati juga sudah mendatangi rumah ini untuk memberitahu keluarga terkait kematian Sumaryani akibat pesawat jatuh. Namun suami dan orang tua Sumaryani ternyata bermukim di Semarang, Jawa Tengah.

"Tadi jam 16.00 WIB pihak Merpati datang ke sini terus ditemui Pak RT," kata Budi. Sumaryani adalah satu dari 28 korban tewas jatuhnya pesawat Merpati MA-60 di Teluk Kaimana, Papua Barat. (OL-5)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/08/224300/289/101/Rumah-Pramugari-Sumaryani-di-Sidoarjo-Kosong

mediaindonesia - Ribuan Warga Antusias Saksikan Lomba Perahu Naga

BANDA ACEH--MICOM: Ribuan warga memadati pinggiran Krueng (sungai) Aceh di kawasan Peunayong, Banda Aceh, untuk menyaksikan perlombaan perahu naga yang dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan dan mensukseskan tahun kunjungan wisata 2011.

dari Banda Aceh, Sabtu (7/5) melaporkan ribuan warga yang datang dari berbagai daerah di provinsi Aceh itu mulai berdatangan sejak pukul 8.30 WIB.

Selain menyaksikan perlombaan perahu naga, perayaan yang dirangkai dalam festival Krueng Aceh-Peunayong itu juga dapat menyaksikan lomba perahu dayung tradisional.

"Sejak tadi pagi kami sekeluarga sudah menunggu perlombaan perahu naga ini," kata Hasballah, 43, warga Gampong (Desa) Kajhu, Aceh Besar.

Menurutnya, perlombaan perahu naga dan perahu dayung tradisional hendaknya dapat dilaksanakan secara setiap tahun dan menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Aceh.

Ketua penyelenggara festival Krueng Aceh-Peunayong, M Diwarsyah mengatakan perlombaan perahu naga dan perahu dayung ini juga merupakan salah satu kegiatan untuk menyemarakan HUT Kota Banda Aceh yang ke-806.

"Perlombaan hari ini baru babak penyisihan, besok (Minggu, 8/5) merupakan babak final," kata M Diwarsyah.

Selain menggelar babak final, perayaan festival krueng Aceh-Peunayong juga di rangkai dengan kegiatan pameran di jalan Ahmad Yani dan pawai perahu hias serta lomba menangkap bebek. (Ant/OL-12)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/07/224296/293/14/Ribuan-Warga-Antusias-Saksikan-Lomba-Perahu-Naga

Sabtu, 07 Mei 2011

mediaindonesia - Suryadharma Ali Raih Dukungan dari Sumatra Bagian Utara

JAKARTA--MICOM: Jajaran fungsionaris DPW dan DPC PPP se-Sumatra bagian utara (Sumbagut) mendukung sepenuhnya pencalonan kembali Suryadharma Ali sebagai Ketua Umum PPP periode 2011-2016 dalam Muktamar PPP di Bandung pada awal Juli mendatang.

Saat silaturahim Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali dengan DPW dan DPC se-Sumbagut di Medan, Jumat (6/5), para ketua DPW PPP Sumut, Sumbar, Aceh, Riau, dan Kepri, menyatakan kebulatan tekad mereka mendukung pencalonan Suryadharma Ali.

Bahkan Ketua DPW PPP NAD Faisal Amin mendesak agar dalam muktamar PPP di Bandung nanti Suryadharma Ali dipilih saja secara aklamasi, dan selanjutnya perhelatan itu segera ditutup.

Menurut dia, partai berlambang kaKbah itu masih membutuhkan figur Suryadharma untuk memimpin PPP mendatang dan karenanya tidak perlu lagi ada kompetisi di muktamar yang akhirnya justru akan memicu perpecahan internal.

"Insya Allah suara kita bulat ke SDA," ujar Ketua DPW PPP Sumut Fadli Nurzal seraya menyampaikan slogan barunya yakni, Takbir, PPP bangkit dan Suryadharma Ali ... Titik.

Menurut Wasekjen PPP Romahurmuziy, wilayah Sumbagut memiliki total suara  232 suara, yang berasal dari 94 DPC dan 5 DPW plus tambahan suara dari utusan perimbangan DPRD. Masing-masing DPW dan DPC memiliki dua suara yang diwakili oleh ketua dan sekretrarisnya.

Sedangkan untuk suara dari utusan perimbangan DPRD, ditentukan bahwa apabila di DPRD PPP 4-5 kursi ada tambahan 1 suara, 6-7 kursi DPRD mendapat  tambahan 2 suara, 7-8 kursi DPRD tambahan 3 suara dan diatas sembilan kursi DPRD mendapat jatah tambahan 4 suara.

Dalam acara itu, sejumlah fungsionaris DPP PPP yang turut hadir dan menyatakan dukungan kepada Suryadharma Ali diantaranya adalah Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz, Ketua DPP yang juga Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saefuddin, Ketua FPPP DPR Hasrul Azwar, Ketua. DPP Bidang OKK Emron Pangkapi, Ketua DPP Ermalena dan Wasekjen Romahurmuziy.

Menurut Emron Pangkapi, dari pertemuan antara tim sukses SDA dengan para pemilik suara di muktamar PPP kali ini, telah  menggambarkan adanya dukungan riil kepada figur SDA untuk memimpin kembali PPP. Namun demikian, ia menambahkan, kemenangan SDA bukan akhir perjuangan karena tujuan utamanya adalah membesarkan partai sehingga di pemilu 2014 PPP bisa kembali berjaya. "Dukungan kepada SDA ini akan menjadi tonggak sejarah bagi PPP dalam membesarkan partai ini," ujarnya.

Sedangkan Lukman Hakim mengatakan bahwa harus ada alasan rasional mengapa muktamirin mendukung Suryadharma Ali. Jatuhnya pilihan pada Suryadharma Ali itu, katanya, yang bersangkutan adalah yang terbaik apabila dibandingkan dengan kandidat-kandidat lainnya yang akan muncul di muktamar nanti Bagi PPP, menurut dia, berpartai itu pada hakekatnya juga beribadah dan harus dipertanggungjawabkan.

Menanggapi besarnya dukungan itu, Suryadharma Ali yang kini menjabat Menag itu menyatakan bahwa dirinya bukanlah yang terbaik untuk memimpin PPP dan tidak mampu membesarkan partai itu sendirian.  Karenanya Suryadharma meminta agar dukungan kalangan DPW dan DPC PPP kepada dirinya tersebut diiringi pula oleh kontrak politik bersama yang menegaskan semua pihak turut bertangung jawab atas keberlanjutan PPP di masa-masa mendatang. (Ant/OL-2)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/07/224153/284/1/Suryadharma-Ali-Raih-Dukungan-dari-Sumatra-Bagian-Utara

mediaindonesia - Raksasa Hijau Hiasi Kampus Kuning

DEPOK--MICOM: Universitas Indonesia atau yang biasa akrab dengan sebutan kampus kuning telah kedatangan penghuni baru yang siap untuk makin menghijaukan universitas ternama yang berada di Depok, Jawa Barat. Penghuni baru tersebut adalah pohon raksasa dari Afrika yang bernama African Baobab.

Ki Tamblek, panggilan akrab sebagian masyarakat untuk pohoh raksasa ini pun berdiri dengan kokoh, tepat di depan Perpustakaan Pusat Kampus Universitas Indonesia (The Crystal of Knowledge). Pohon raksasa itu seakan siap kapanpun juga untuk memberikan keteduhan bagi para penimba ilmu.

Pohon raksasa African Baobab ke-10 itu di pindahkan ke UI dari tempat tumbuh sebelumnya di Subang, Jawa Barat. Proses pemindahan pohon raksasa ini melibatkan BUMN bidang konstruksi menggunakan dana CSR terkait upaya melestarikan lingkungan bangsa dan negara.

Selain menambah pundi-pundi penghasil oksigen yang ada di UI, kehadiran Si Raksasa Hijau tersebut juga memiliki kelebihan lainnya, seperti buahnya yang mengandung vitamin C yang sangat tinggi kadarnya dibandingkan buah jeruk. Tidak tanggung-tanggung tingkat kadarnya 6 kali lebih besar.

Hijau daunnya juga bisa dilahap sebagai lalapan atau sayur, dengan kandungan mineral yang sangat tinggi. Kulit dari African Baobab pun juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membuat tali, atau bahkan pakaian. Tidak habis-habisnya manfaat dari Si Raksasa Hijau ini, ditenggarai zat-zat untuk pengobatan tradisional pun juga terkandung dalam pohon ini.

Tidak terlepas dari itu semua bisa terjadi atas kontribusi dari UI dan ILUNI (Ikatan Alumni) UI, untuk membangun peradaban dan masa depan bangsa yang lebih baik. Terindikasi untuk menghadapi tantangan kekurangan pangan, air, dan terutama isu pemanasan global terutama di Indonesia.

Datangnya pohon raksasa ini merupakan salah satu bagian kegiatan Musyawarah Nasional Ikatan Alumni UI (ILUNI) ke-6 dan Festival UI (Untuk Indonesia) pada tanggal 1 Oktober–2 Oktober 2011. Sebagai saksi mata perelokasian raksasa tersebut yang memiliki diameter 4,5 meter, adapun prasasti yang ditandatangani oleh beberapa petinggi dan seorang musisi, yaitu Rektor UI, Ketua ILUNI, Menteri Negara BUMN, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Kehutanan, Direktur Utama PT. BNI, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Pimpinan Media Group, dan Iwan Fals.

Pohon dengan berat sekitar 120 ton ini, diharapkan mampu menyokong penghijauan yang tidak hanya di wilayah kampus UI saja, bahkan juga sebagai motivasi masyarakat untuk peduli akan pelestarian lingkuangan yang akan berguna di masa mendatang. (*/OL-2)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/07/224137/38/5/Raksasa-Hijau-Hiasi-Kampus-Kuning

mediaindonesia - Umat Hindu di Bali Rayakan "Tumpek Landep"

DENPASAR--MICOM: Umat Hindu di Bali merayakan Hari "Tumpek Landep" yaitu persembahan suci khusus ditujukan untuk semua jenis benda yang terbuat dari bahan baku berupa besi, perak, tembaga, dan jenis logam lainnya, Sabtu (7/5).

Kegiatan ritual yang menggunakan kelengkapan sarana "banten", rangkaian janur kombinasi bunga dan buah-buahan dipersembahkan untuk berbagai jenis alat produksi dan aset, termasuk keris dan senjata pusaka.

Aset yang mendapat persembahan khusus pada hari yang istimewa bagi umat Hindu di Pulau Dewata itu antara lain mesin, kendaraan, sepeda motor dan alat teknologi termasuk perangkat komputer dan televisi.

Upacara tersebut dilakukan di rumah tangga masing-masing dengan skala besar maupun skala kecil sesuai kemampuan dari keluarga bersangkutan. Semua itu bermakna untuk memohon keselamatan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya sebagai Dewa Senjata.

Kegiatan ritual berkaitan dengan Tumpek Landep di masing-masing keluarga maupun perusahaan dan kantor berlangsung sejak pagi hingga sore dan malam hari.

Ketua Program Studi Pemandu wisata Institut Hindu Dharma Indonesia (IHDN) Denpasar Doktor Drs I Ketut Sumadi M.Par menjelaskan, Tumpek Landep juga merupakan "pujawali" Betara Siwa yang berfungsi melebur dan "memralina" (memusnahkan) untuk kembali ke asalnya.

Salah satu hari yang cukup diistimewakan umat Hindu itu berlangsung setiap 210 hari sekali. Masyarakat yang berprofesi sebagai petani mempersembahkan kurban suci itu ditujukan terhadap alat-alat pertanian berupa canggul, sabit maupun traktor.

Semua peralatan yang terbuat dari besi dan tembaga termasuk mobil dan sepeda motor yang lalu-lalang di jalan raya pada hari Tumpek Landep itu, mendapat persembahkan sesajen dan hiasan khusus dari janur yang disebut "ceniga", "sampian gangtung", dan "tamiang".

Semua itu merupakan wujud puji syukur orang Bali ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan pengetahuan dan kemampuan merancang teknologi canggih, hingga tercipta benda-benda yang mampu mempermudah manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Teknologi canggih menurut Ketut Sumadi hendaknya dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat positif, sesuai dengan konsep hidup orang Bali yaitu "Tri Hita Karana", hubungan yang harmonis dan serasi sesama umat manusia, lingkungan dan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh sebab itu seluruh peralatan yang digunakan umat manusia dalam mengolah isi alam, khususnya peralatan yang mengandung unsur besi, baja, emas, atau perak harus tetap terjaga kesucianya.

Dengan demikian selamanya akan dapat digunakan dengan baik, tanpa merusak alam lingkungan. Masyarakat yang berprofesi sebagai petani misalnya, akan merawat dan menjaga alat-alat pertaniannya dengan baik.

Sementara masyarakat yang berprofesi sebagai pembuat berbagai jenis peralatan dari bahan baku besi, baja, emas, perak (perajin) akan memelihara dan menjaga peralatannya agar tidak disalahgunakan untuk membuat benda-benda yang membahayakan kehidupan di alam semesta ini, tutur Ketut Sumadi. (Ant/sa/X-12)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/07/224158/290/101/Umat-Hindu-di-Bali-Rayakan-Tumpek-Landep