Tampilkan postingan dengan label vivanews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vivanews. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

vivanews : FOTO: Hewan Tumbuh Dewasa Secara Mengerikan

VIVAnews - Cicada, sejenis serangga dari orde Hemiptera, sub orde Auchenorrhyncha, memiliki mata berukuran besar yang terpisah jauh satu sama lain di kepalanya. Ia juga memiliki sayap transparan dan bergurat-gurat.

Ada sekitar 2.500 spesies Cicada di seluruh dunia dan banyak di antaranya sampai saat ini belum diklasifikasikan. Secara umum, ia hidup di iklim tropsi di mana mereka paling mudah dikenali karena memiliki ukuran yang besar dan suara yang unik.

Dikutip dari Wikipedia, 24 Mei 2011, Cicada umumnya dimakan oleh burung. Adapun Massospora cicadina, penyakit jamur merupakan musuh terbesar hewan ini.

Sejumlah spesies Cicada juga memiliki mekanisme pertahanan diri yang tidak lazim yang disebut dengan ‘predator satiation’. Caranya, mereka muncul ke permukaan secara sekaligus, sehingga jumlah mereka di sebuah kawasan melebihi jumlah yang bisa disantap oleh pemangsanya.

Teknik ini akan membuat pemangsanya menjadi kekenyangan dan membiarkan Cicada yang masih tersisa berkembang biak dengan aman.

Cicada sendiri tinggal di tanah sebagai nymph, atau hewan muda pada sebagian besar hidupnya, di kedalaman sekitar 30 sampai 250 sentimeter di dalam tanah. Para nymph tersebut mengonsumsi cairan akar tanaman dan memiliki kaki depan yang kuat untuk menggali.
Yang membuat hewan ini cukup unik adalah di tahap akhir masa hidupnya sebagai nymph, dan tumbuh menjadi Cicada dewasa. Mereka membuat jalan keluar dari tubuh kanak-kanaknya dengan menyobek tubuhnya sendiri lalu keluar. Tubuh bekas bagian luarnya sendiri tetap menggantung, umumnya di batang pohon tempat tinggal mereka sebelumnya.

Setelah tumbuh dewasa, Cicada umumnya memiliki ukuran hingga 2 sampai 5 sentimeter. Beberapa spesies tropik bisa tumbuh hingga mencapai panjang 15 sentimeter.










http://teknologi.vivanews.com/news/read/222193-foto--hewan-tumbuh-dewasa-secara--mengerikan-

vivanews : Sopir Busway Maut Diperiksa Polda Metro

VIVAnews - Sub Direktorat Kecelakaan Lalulintas Polda Metro Jaya sudah memintai keterangan pengemudi Bus Transjakarta yang menabrak seorang wanita pengendara motor di Jakarta Barat, Senin 23 Mei 2011 kemarin.

"Kita tunggu hasil pemeriksaan. Bila terbukti akan dikenai sanksi sesuai hukum pidana," ujar Kepala Seksi Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Miyanto.
Pemeriksaan dilakukan seputar kronologi kejadian di ruas busway Jalan S Parman, tepatnya di depan Pengadilan Negeri Jakarta Barat. "Nanti kita akan ketahui. Sebenarnya yang melanggar pengendara motor atau sopir busway," jelas dia.

Seperti diketahui, bus Transjakarta bernomor polisi B 7011 IV menabrak sepeda motor Honda Supra X B 5939 BH yang dikendarai Sunjana dan membonceng Zeera, 18 tahun, anaknya.

Saat itu, korban sedang mengarah dari Latumenten menuju Slipi. Di depan PN Jakarta Barat, sepeda motornya masuk ke jalur busway. Tepat berada di belakangnya bus TransJakarta melaju dalam kecepatan tinggi.

Akibatnya korban tertabrak dan terseret. Sujana terlempas sementara Zeera terlindas. Wanita itu mengalami luka parah pada bagian kepala dan perut. Gadis itu meninggal di tempat.

Tak lama petugas datang dan membawa jenazah korban yang tercatat sebagai warga Tambora, Jakarta Barat, ke kamar mayat RSCM. Sementara Waldino dibawa ke Polda Metro Jaya.

Kecelakaan yang melibatkan moda transportasi massal ini  memang kerap kali terjadi. Sebelumnya, bus Transjakarta koridor VI jalur Dukuh Atas-Ragunan, menabrak murid sekolah dasar (SD) di Jalan Mampang Prapatan, Rabu 9 Februari 2011. Bocah bernama Rizki itu meninggal setelah tertabrak dan terpental sekitar tiga meter dari jalur busway.

Berdasarkan data Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, tercatat sepanjang 2010 sedikitnya ada 461 kecelakaan di jalur khusus angkutan massal itu. Jumlah ini mengalami peningkatan ketimbang tahun 2009, yakni 303 kasus kecelakaan

Sedangkan kasus kecelakaan di jalur busway pada 2010, masih didominasi pengendara sepeda motor, jumlahnya mencapai 145 kasus. Untuk korban meninggal sepanjang 2010 berjumlah 14 orang, luka berat 22 orang dan luka ringan 104 orang.

Sementara itu dari delapan koridor yang telah beroperasi pada 2010, koridor III (Harmoni-Kalideres) memiliki catatan kecelakaan yang paling tinggi. Sebanyak 77 kasus. Hal ini terjadi lantaran di rute tersebut paling banyak memiliki persimpangan.

Adapun rincian data kecelakaan di BLU Transjakarta sepanjang 2010 pada bulan Januari mencapai 32 kasus, Februari 32 kasus, Maret 45 kasus, April 35 kasus, Mei 41 kasus, Juni 53 kasus, Juli 50 kasus, Agustus 39 kasus, September 37 kasus, Oktober 35 kasus, November 31 kasus, dan Desember 31 kasus.

http://metro.vivanews.com/news/read/222142-puluhan-nyawa-meregang-di-jalur-busway

vivanews : Pengacara: Kenapa Miranda Tidak Tersangka?

VIVAnews - Pengacara Nunun Nurbaeti Daradjatun, Ina Rachman, memprotes Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menetapkan kliennya sebagai tersangka. Apalagi penetapan tersangka didasarkan pada keterangan Arie Malang Judo, orang kepercayaan Nunun.

"Kami sebagai pengacara mempertanyakan kenapa Nunun dijadikan tersangka hanya dari kesaksian Arie Malang Judo?" kata Ina Rachman kepada VIVAnews.com.

Menurut Ina, Arie bukanlah staf Nunun, tapi rekan bisnis istri mantan Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal (Purn) Adang Daradjatun. "Saya bisa buktikan, Arie Malang itu punya saham di perusahaan ibu, PT Wahana Esa Sejati. Selama ini kami diam saja. Tapi karena status Nunun sudah naik, kami angkat suara saja," ujarnya.

Ina juga membantah bahwa kliennya memerintahkan Arie Malang Judo membagikan cek pelawat kepada anggota DPR periode 1999-2004. "Kalau dia partner bisnis, kenapa dikaitkan terus dengan Nunun. Misalnya saya punya karyawan, terus karyawan ini ada urusan pribadi di lobi, masa saya harus dikaitkan. Ini kan dangkal sekali tuduhan pidananya," ujarnya.

Ina pun mempertanyakan juga kenapa KPK tidak juga menetapkan Miranda Swaray Goeltom sebagai tersangka. Menurut Ina, kliennya itu sama sekali tidak berkepentingan dalam pemilihan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2004-2009. "Kami juga mempertanyakan kenapa Miranda tidak jadi tersangka. Jujur, saya dan keluarga Bu Nunun syok dengan naiknya status ini," ujarnya.

Saat bersaksi untuk terdakwa Agus Condro, Miranda kembali menyatakan tidak terlibat dengan kasus suap cek pelawat. Bahkan Miranda protes karena namanya terus dikaitkan dalam kasus yang sudah menjerat 30 politisi itu. "Kalau boleh saya teriak, saya teriak. Nama kasus ini bukan kasus Miranda Goeltom," kata Miranda di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, 12 Mei 2011 lalu.

Nunun menjadi tersangka sejak akhir Februari 2011. KPK menduga istri Wakapolri Komjen (purn) Adang Daradjatun itu terlibat dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia. "Dia diduga memberikan sesuatu kepada anggota DPR periode 1999-2004," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.

Atas tuduhan itu, Nunun dijerat dengan pasal penyuapan yang diatur dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

http://nasional.vivanews.com/news/read/222190--kenapa-miranda-tak-jadi-tersangka--

vivanews : 5 Perusahaan Penjual Lisensi Paling Untung

VIVAnews - Era industrialisasi dan kekuatan media telah mengubah cara berbisnis di dunia. Kini, pengusaha tidak selalu harus memproduksi barang dalam bentuk fisik, karena dengan hanya menjual lisensi, pundi-pundi perusahaan dapat bertambah.

Hal itu pula yang kini terjadi pada sejumlah perusahaan yang menjual produk berlisensi ataupun lisensi dari beragam produk.

Seperti dikutip VIVAnews.com dari laman licensemag.com diketahui bahwa terdapat 125 perusahaan pemegang lisensi yang mampu meraup miliaran dolar Amerika Serikat yang berasal dari penjualan produk menggunakan lisensi dari perusahaan.

Pendapatan 125 perusahaan pemegang lisensi ini diperoleh dari penjualan produk cenderamata di seluruh dunia melalui produk ritel berlisensi. Data licensemag menunjukan, perusahaan ini tercatat menghimpun dana hingga US$184 miliar (Rp1.656 triliun) dari produk ritel berlisensi. Dari jumlah itu, sebanyak 47 pemegang lisensi mengantongi penjualan hingga lebih dari US$1 miliar (Rp9 triliun).

Diantara 125 perusahaan atau organisasi pemilik lisensi ini terdapat nama-nama tenar seperti Lucas Film yang memproduksi film Star Wars, National Basketball Associatin (NBA), Ferrari, Playboy Enterprises, Harley-Davidson Motor Company, The Football Association, U.S. Army, Nickelodeon, dan Marvel Enternataiment.

Inilah 5 perusahaan yang menangguk keuntungan besar dari penjualan lisensi mereka di dunia.

5. Warner Bros (US$6 miliar setara Rp54 triliun)


Warnes Bros Consumer Product (WBCP) saat ini memiliki sekitar 3.700 lisensi dan terus berupaya menawarkan lisensi lain terutama produk hiburanm. Salah satu lisensi yang ingin dijual adalah The Dark Night Rises yang merupakan salah satu film Batman.

Sejumlah lisensi yang sudah pernah dijual oleh Warnes Bros adalah tokoh superhero seperti Batman, Superman, Wonderwoman, The Flash, dan karakter film kartun lainnya. Seluruh lisensi dari karakter kartun ini dimiliki salah satu unit bisnis Warner Bros, DC Nation.
Batman and Robin

Pundi pendapatan warnes Bros juga semakin menebal dengan penjualan lisensi untuk produk kartun Looney Tunes yang salah satunya dibeli oleh Cartoon Network lewat program The Looney Tunes Show. Cartoon Network juga membeli lisensi untuk program ThunderCatas pada tahun 2011.

Selain Cartoon Network, selama ini perusahaan pembeli lisensi dari Warnes Bros diantaranya Green Lantern, Mattel, DC Entertaianment and Nick Grace of Water Lane Productions,

4. Mattel (US$7 miliar setara Rp63 triliun)

Mattel merupakan perusahaan yang memiliki lisensi untuk produk Barbie. Boneka yang telah menjadi inspirasi fashion dan bidaya ini terus melakukan ekspansi dan menghasilkan 45 produk konsumen seperti pakaian, dekorasi rumah, kecantikan, fashion, aksesoris, dan elektronik.

Selain Barbie, Mattel juga memiliki lisensi untuk produk kendaraan mainan, Hot Wheels, yang banyak dibeli oleh konsumen berbagai usia.
Boneka Barbie Merayakan HUT ke-50

Pada tahun 2010, Mattel juga baru saja untuk mengeluarkan produk waralaba Monster High yang menyasar anak muda dan kembar wanita dan pusat dari produk ini adalah monster perempuan remaja yang sangat modis.

Mattel pada tahun ini juga telah berkomitmen meningkatkan kerjasamanya dengan sejumlah mitra seperti Disney, Warnes Bros, WWE, Nickelodeon, HIT Entertainment, dan DreamWorks.

Khusus pada tahun ini, Mattel berencana meluncurkan produk mainan yang berasal dari tokoh sejumlah film seperti Cars2, Grenn Lantern, Penguin of Madagascars, dan Kung Fu Panda 2.

3. Phillips-Van Heusen (US$8,7 miliar setara Rp78,3 triliun)

Phillip-Van Heusen (PVH) terus melakukan ekspansi globalnya dengan memasarkan produk berlabel Arrow, Izod, dan Van Heusen ke pasar baru di China, India, Timur Tengah, Australia, Peru, dan Meksiko.

Label Arrow selama beberapa tahun terakhir telah menjadi merek paling banyak terjual di sejumlah department store di India dan mengalami pertumbuhan paling tinggi diantara produk yang dikeluarkan PVH. Pencapaian ini berkat dukungan pembukaan gerai baru sebanyak 36 toko sehingga menambah jumlah gerai menjadi 283 unit. PHV merencanakan membuka gerasi sebanyak 321 toko pada akhir tahun 2011.

Selain Arrow, PHV juga terus melakukan ekspansi bisnis lisensi Izod. Terakhir, Izin telah menjalin kerjasama dengan Arvind di India dan Timur Tengah. Izod juga sudah membuka tiga toko baru di China dengan mengandeng Wenhai Dishang Fashion Brands Co. Ltd dari rencana sebanyak 27 toko sampai akhir September 2011.

Pembukaan toko-toko baru juga dilakukan PHV di Meksiko, Australia, Peru.

Di samping produk pria, PHV melalui GH Bass juga telah menandatangani sejumlah kerjasama tingkat internasional dan di tingkat domestik tengah menikmati bisnis online. Kini, GH Bass juga menggandeng Rachel Antonof untuk memproduksi alas kaki.

Kekuatan lain dari PHV adalah penjualan produk Calvin Klein yang telah menjual 40 lisensi baik di tingkat regional maupun dunia. Lisensi meliputi 400 produk berupa pakaian, aksesoris, alas kaki, dan alat rumah tangga.

Mitra penting bagi PHV adalah Warnaco, Coty, Swatch, G-III, Marchon, Peerless dan Jimlar.

2. Iconix Brand Group (US$12 miliar setara Rp108 triliun)


Pada tahun 2010, Iconix mengakuisi merek Peanuts. Transaksi ini mengubah orientasi bisnis dari perusahaan mode menjadi perusahaan pengelola entitas merek global.

Berbagai upaya dilakukan untuk ekpansi bisnis perusahaan diantaranya dengan membentuk perusahaan Iconix China, perusahaan patungan antara Iconix dan Silas Chou, selama ini mengelola merek Candies, London DFog, Rocawear, Badgley, Mischka, dan Toko Rampage yang dibuka di China.

Selain itu, Iconix juga membentuk perusahaan patungan dengan perusahaan Madona yang memiliki perusahaan MG Icon yang selama ini mengelola bisnis di Amerika Serikat dan dunia.

Iconix saat ini tengah fokus untuk mengembangkan bisnis di dunia karena pendapatan perusahaan dari bisnisnya di berbagai negara tercatat mencapai 17 persen dari total pendapatan. Iconix juga menargetkan akuisi merek terkenal lain pada tahun 2011 sebagai upaya menaikan pertumbuhan perusahaan.

Iconix merupakan pemegang lisensi dari 27 merek dan berusaha untuk memasarkan produknya mulai dari Wallmart hingga Saks Fifth Affenue.

Pada tahun 2010, Iconix Brand Groups menghimpun penjualan ritel hingga US$12 miliar (Rp108 triliun) naik dari sebelumnya US$9 miliar (Rp81 triliun).

1. Disney Consumer Product (US$28,6 miliar setara Rp257,4 triliun)

Sekali lagi, Disney Consumer Products (Disney) tercatat sebagai perusahaan pemegang lisensi paling untung di dunia. Disney melaporan penjualan ritel dari produk berlisensi mencapai US$28,6 miliar (Rp257,4 triliun) pada tahun 2010 atau naik US$27,2 miliar (Rp244,8 triliun) dari tahun sebelumnya.

Sumber pemasukan Disney saat ini berasal dari waralaba lisensi Toy Stories yang meningkat seiring meledaknya film Toy Story 3. Bisnis dari waralaba Toy Story ini mendatangkan pendapatan hingga US$2,4 miliar (Rp21,6 triliun).
Disney yakin, kesuksesan serupa bakal diikuti Cars 2 yang dianggap memiliki dampak sama pada pasar tahun ini. Disney juga berharap tambahan pemasukan dari lisensi Pirates of the Caribbean, Winnie the Pooh.

Pendapatan Disney ini belum termasuk penjualan dari Marvel Entertainment, anak usaha milik Walt Disney Company, yang laporannya terpisah dari Disney. (umi)

vivanews : Suryadharma: Saya Siap Hadapi Muchdi

VIVAnews - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali menyatakan siap menghadapi gugatan Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara, Muchdi Purwoprandjono, terkait proses musyawarah wilayah PPP Papua. Ia juga siap menjalani semua proses hukum terkait konflik pasca musyawarah partai berlambang Ka'bah di tingkat provinsi itu.

Suryadharma menganggap laporan pencemaran nama baik ke Mabes Polri yang dilayangkan Muchdi terhadap empat petinggi DPP PPP bukanlah ancaman. Dia menyatakan tidak gentar menghadapi semua langkah yang mungkin akan diambil oleh Mabes Polri.

“Jika putusan DPP digugat, masa saya tidak hadapi,” kata Surydharma Ali yang ditemui usai silaturrahmi pengurus DPW dan DPC se-Indonesia Timur di Hotel Grand Clarion Makassar, Selasa dini hari, 24 Mei 2011.

Ia menegaskan, laporan itu merupakan hak Muchdi dalam menyikapi hasil Musyawarah Wilayah PPP Papua. Namun, ia menegaskan keputusan DPP PPP sudah sesuai prosedur organisasi, termasuk pengakuan terhadap Bachtiar Gaffar sebagai Ketua DPW Papua terpilih. Menteri Agama ini juga menyatakan, DPP sama sekali tidak melakukan intervensi terhadap DPW PPP Papua.

“Sama sekali bukan intervensi, tapi kita lihat realitasnya saja. Yang namanya Muswil itu dilihat dari siapa yang menang, bagaimana prosesnya, dihadiri oleh siapa dan berapa suara yang hadir,” kata Suryadharma.

Berdasarkan hasil Muswil DPW PPP Papua yang digelar di Hotel Sentani 15 Mei lalu, Bachtiar Gaffar memang dipilih oleh 24 pengurus DPC se-Papua. “Sehingga tidak ada masalah. Biarkan proses ini berlanjut,” katanya.

Kemarin, Muchdi Pr melaporkan Suryadharma Ali ke Mabes Polri atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah. Muchdi tak terima ditolak sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Papua. Dia mengklaim telah memenangkan pemilihan Ketua DPW PPP Papua.
“Semua warga negara punya hak untuk maju. Tapi dikatakan Muchdi disuruh legowo karena sudah kalah. Padahal kan dia belum kalah. Faktanya, dia bahkan menang suara,” kata kuasa hukum Muchdi, Eggi Sudjana. (Laporan: Rahmat Zeena, Makassar | kd)

http://politik.vivanews.com/news/read/222195-suryadharma--saya-siap-hadapi-muchdi

Minggu, 15 Mei 2011

vivanews - Pembelian Pesawat Garuda Diduga Bermasalahv

VIVAnews - Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, mengungkapkan selain skandal pembelian pesawat MA-60 buatan China oleh PT Merpati Nusantara Airlines (MNA), pengadaan pesawat untuk maskapai Garuda Indonesia pun diduga bermasalah.

"Rekayasa harga pembelian pesawat oleh Garuda itu sudah dilaporkan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan DPR oleh serikat pekerja Garuda. Tetapi, laporan itu tidak ditindaklanjuti KPK hingga kini," ujar Bambang dalam keterangan yang diterima VIVAnews.com di Jakarta, Minggu 15 Mei 2011.

Untuk itu, kata Bambang, bertepatan adanya perintah presiden kepada para menteri untuk memberi penjelasan kepada pubik tentang proses pengadaan pesawat jenis MA-60 buatan China, ia juga mendesak pemerintah dan KPK merespons laporan serikat pekerja Garuda seputar dugaan rekayasa harga pembelian pesawat yang dilakukan Garuda. "Serikat pekerja Garuda sudah membuat laporan resmi kepada KPK dan ditembuskan kepada presiden," tuturnya.

Kecewa karena laporan itu tidak direspon, dia menambahkan, serikat pekerja Garuda membuat juga laporan resmi kepada Komisi III DPR plus sejumlah dokumen. "Karena itulah, saya mendesak pemerintah dan KPK agar memberi perhatian pada laporan itu," ujar Bambang.

Bambang berharap, Menteri Perhubungan dan Menteri Negara BUMN mendalami laporan tersebut. "Pasti ada alasan yang kuat, sehingga serikat pekerja Garuda berani mengambil inisiatif melaporkan masalah ini kepada KPK dan DPR," kata dia.

http://bisnis.vivanews.com/news/read/220446-pembelian-pesawat-garuda-diduga-bermasalah

vivanews - Ketua MK: Rayakan HUT Israel, Biarkan Saja

VIVAnews - Sekelompok orang mengatasnamakan Komunitas Yahudi Indonesia akan merayakan hari jadi Israel, Sabtu 14 Mei 2011. Rencana yang menuai kontroversi ini tak jadi persoalan bagi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Mahfud menyatakan tidak ada larangan di dalam konstitusi untuk merayakan apapun. "Selama itu tidak mengandung tindakan kriminal," kata  Mahfud di Gedung MK, Jumat, 13 Mei 2011.

Selama tidak ada larangan di dalam hukum maka perayaan tersebut boleh dilakukan. "Kalau saya sih biarin saja. Kalau dibesar-besarkan nanti malah merembet," kata dia.

Mahfud menilai rencana perayaan HUT Israel  hanya  ekspresi kelompok pencinta Israel. "Kecuali dia propaganda mau mengganggu kedaulatan atau politik luar negeri. Tapi ini kan nggak. Ini kan hanya mengidolakan," imbuhnya. "Kalau tidak ada pengikutnya nanti juga gembos sendiri."
Mabes Polri sendiri tidak mengizinkan aksi HUT Israel ini digelar Sabtu besok karena belum terdaftar. "Kami sudah cek di semua Polres di Jakarta. Tak ada kelompok yang meminta izin untuk merayakan HUT berdirinya Israel," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Bachrul Alam, Jumat 13 Mei 2011.

Anton menjelaskan pengajuan permohonan izin aksi di ruang publik harus diserahkan ke polisi paling tidak seminggu sebelum acara agar bisa dikaji dan diproses lebih lanjut. "Kalau hari ini minta izin, jelas tak akan dikabulkan karena waktunya terlalu mepet," jelas Anton.

http://nasional.vivanews.com/news/read/220272-ketua-mk--rayakan-hut-israel--biarkan-saja

vivanews - Anas: Perayaan HUT Israel Tidak Bermanfaat

VIVAnews - Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menilai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Israel di Indonesia merupakan hal yang tak bermanfaat, malah melukai hati rakyat.
"Saya kira tidak ada manfaatnya. Manfaatnya hanya satu yaitu mengundang kontroversi. Bagi yang suka kontroversi itu manfaat yang disuka," katanya di Gianyar, Bali.

Menurut Anas, ketimbang manfaat, merayakan HUT Israel lebih banyak mudaratnya. "Jadi, kalau mau diekspresikan tak perlu di ruang terbuka, cukup di kamar masing-masing saja," ujarnya.

Dia menambahkan, perayaan tersebut jelas melukai hati rakyat terkait sikap politik Israel terhadap Palestina dan Timur Tengah.
Mereka yang merayakannya, kata Anas, adalah orang yang tidak mengerti tentang lingkungan politik Indonesia. "Hemat saya, mereka kurang sadar terhadap lingkungan politik dan warna aspirasi di Indonesia," tuturnya.

Di satu sisi, Anas menilai semua orang kini memanfaatkan iklim demokrasi di Indonesia untuk bebas berekspresi, termasuk berniat menggelar perayaan HUT Israel. Itu bagian dari hak seseorang.
Namun, di sisi lain, Anas mengingatkan bahwa kebebasan itu untuk menghasilkan sesuatu yang berfaedah. "Kalau menghasilkan sesuatu yang tidak berfaedah dan hanya menghasilkan kontroversi, ya untuk apa," kata dia.

http://politik.vivanews.com/news/read/220438-anas--rayakan-hut-israel-undang-kontroversi

Minggu, 08 Mei 2011

vivanews - Arti Lagu My Way Bagi Aburizal Bakrie

VIVAnews - Tidak banyak orang yang mengetahui, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, ternyata juga piawai menyanyi.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat itu menunjukkan kemampuan bernyanyinya dalam acara Pelantikan Pengurus DPP Gema Ormas MKGR, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 7 Mei 2011.

Lagu apa yang dinyanyikan oleh Aburizal? Ia memilih lagu My Way yang dipopulerkan oleh Frank Sinatra. "Saya suka lagu ini, karena isinya itu saya banget," kata Ical, panggilan akrab Aburizal, sebelum bernyanyi.

Menurutnya, lagu itu menggambarkan tentang suatu perasaan kecewa. Namun sebenarnya kekecewaan itu hanya sedikit, bahkan sebetulnya terlalu sedikit untuk dikatakan. Meski begitu, lanjut Ical, lakukanlah sesuatu yang dapat dilakukan. "Tapi lebih dari itu, I did it my way."

Musik pun mengalun, lalu Aburizal menyanyikan lirik lagu tersebut yang langsung disambut oleh sorakan para hadirin. "And now, the end is here, and so I face the final curtain," lantun Aburizal.

Lagu My Way tidak saja disukai oleh Ical. Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri juga menyukai lagu milik penyanyi Amerika Serikat ini.

Bahkan, Mega pernah menyanyikan lagu My Way saat masih menjadi presiden tahun 2002 ketika melakukan kunjungan ke Papua dalam rangka perayaan Natal bersama masyarakat Papua di Kota Jayapura.

http://politik.vivanews.com/news/read/219046-arti-lagu-my-way-bagi-aburizal

Sabtu, 07 Mei 2011

vivanews - Gary Thuerk, Bapak Spam Dunia

VIVAnews - Gary Thuerk, Marketing Manager dari Digital Equipment Corporation (DEC), sebuah perusahaan komputer asal Amerika, pada 3 Mei 1978 ingin menyiarkan kabar seputar penjualan perdana komputer terbaru perusahaannya di Los Angeles dan San Mateo, California.

Atas sepengetahuan Carl Gartley, pemilik akun email yang dipinjam Thuerk, ia mengirimkan spam pertama ke jaringan komputer sejumlah unversitas dan lembaga pemerintahan yang dikenal dengan ARPAnet, yang merupakan nenek moyang jaringan Internet.

Saat itu, terdapat ribuan orang yang terhubung ke jaringan ARPAnet, dan sebagian besar dari mereka adalah ilmuwan komputer.

Thuerk sendiri bermaksud untuk mengirimkan email undangan bagi seluruh 400 anggota ARPAnet yang tinggal di kawasan pesisir barat Amerika Serikat.

Namun, bukannya mengirimkan email bagi tiap anggota itu satu per satu, seperti yang merupakan prosedur standar ketika itu, ia memutuskan untuk mengirimkan satu email saja ke seluruh 400 orang itu.

Sontak, langkah yang diambil Thuerk menyulut emosi komunitas ilmuwan yang tergabung dalam jaringan ARPAnet. Namun, upaya Thuerk membuahkan hasil, sejumlah korban yang ia kirimi ‘spam pertama di seluruh dunia’ itu akhirnya membeli produk yang dijual perusahaannya. Bahkan, dikutip dari Computer World, 6 Mei 2011, penjualan akibat spam itu mencapai nilai 13 sampai 14 juta dolar AS.

‘Kejahatan’ yang dilakukan Thuerk itu diabadikan dalam sebuah tayangan di jaringan televisi CBC bertajuk “SPAM: The Documentary.” Selain itu, ‘inovasi’ yang dibuat oleh Thuerk ini juga membuatnya tercatat dalam Guinness World Records sebagai bapak para spammer.

Saat ia melakukan apa yang ia perbuat ketika itu, Thuerk tidak menyadari bahwa tindakannya merupakan salah satu tindakan yang mengubah dunia komputer, khususnya dunia bisnis. Seperti diketahui, akibat ulah Thuerk, menurut data Symantec terakhir, sekitar 80 persen email yang dikirimkan di seluruh dunia saat ini merupakan email spam.

Namun demikian, dalam sebuah wawancara, Thuerk mengaku kondisi saat ini bukanlah kesalahannya. “Anda tidak bisa menyalahkan Wright Brothers (penemu pesawat terbang, red) akibat kecelakaan pesawat yang terjadi saat ini,” ucapnya.

http://teknologi.vivanews.com/news/read/218885-gary-thuerk--bapak-spam-dunia

vivanews - 20% Ilmuwan Ateis Ternyata Rohaniawan

VIVAnews - Albert Einstein, ilmuwan terkemuka dunia menyebutkan, ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang, dan agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta. Namun ternyata, pencarian ilmu pengetahuan bisa sejalan dengan spiritualitas.

Kesimpulan itu merupakan hasil dari penelitian terbaru sekelompok sosiolog yang melakukan penelitian terhadap 275 orang ilmuwan terkemuka. Dari survey yang dilakukan, ternyata 1 dari 5 orang ilmuan ateis menyebut dirinya sebagai ‘spiritual’ atau rohaniawan.

“Para ilmuwan ateis namun spiritual ini mencari inti dari kebenaran melalui spiritualitas, hal yang dihasilkan dan konsisten dengan pekerjaan yang mereka lakukan sebagai ilmuwan,” kata Elaine Howard Ecklund, sosiolog dari Rice University yang mengetuai penelitian itu.

Dikutip dari Life Little Mysteries, Ecklund menyebutkan, banyak ilmuwan melihat sains dan spiritualitas sebagai ‘perjalanan mencari arti’ yang tidak membutuhkan iman. Di sisi lain, Agama membutuhkan kepercayaan tanpa bukti-bukti empiris dan menyebabkan ia tidak kompatibel dengan pencarian ilmu pengetahuan.

“Spiritualitas hadir bahkan di kalangan ilmuwan yang paling sekuler sekalipun,” kata Ecklund pada laporannya yang dipublikasikan di jurnal Sociology of Religion. “Spiritualitas juga hadir di pikran baik ilmuwan beragama ataupun ilmuwan ateis,” ucapnya.

Temuan ini, kata Ecklund, bertentangan dengan anggapan bahwa ilmuwan dan kelompok lain yang kita nilai sebagai sekuler yang tidak memiliki pertanyaan ‘Mengapa saya ada di sini’ dalam dirinya. “Sebenarnya mereka juga memiliki pertanyaan manusiawi seperti itu dan hasrat untuk mencari arti,” ucapnya.

Selain itu, Ecklund menyebutkan, ada perbedaan di antara agama dan spiritualitas. “Menurut para ilmuwan ateis yang diwawancara, agama merupakan hal yang komunal atau upaya kolektif, sementara spiritualitas merupakan hal yang sangat pribadi,” ucapnya.

Untuk itu, para peneliti beralasan, pencarian terhadap ilmu pengetahuan bisa sejalan dengan spiritualitas.

http://teknologi.vivanews.com/news/read/218789-20--ilmuwan-ateis-ternyata-rohaniawan

vivanews - NASA Buktikan Teori Relativitas Einstein

VIVAnews - Alat pengukur gravitasi milik Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, berhasil membuktikan dua asumsi kunci yang dicetuskan Albert Einstein dalam teori relativitas. Teori ini dicetuskan oleh Einstein pada 52 tahun yang lalu.
Misi The Gravity Probe-B (GP-B) diluncurkan pada tahun 2004 untuk mempelajari dua asumsi Einstein. Pertama, mengenai efek geodesi, atau adanya lengkungan ruang dan waktu di sekitar gravitasi. Kedua, asumsi mengenai frame-dragging, yang menjelaskan jumlah struktur ruang-waktu yang terpilin akibat rotasi suatu massa.  
"Bayangkan bumi seakan-akan terbenam di benda seperti madu," kata Francis Everitt, peneliti Stanford University yang juga peneliti utama GP-B. "Ketika bumi berotasi, madu di sekitarnya akan membentuk pusaran yang mengikuti (swirl), begitu pula dengan ruang dan waktu," demikian analogi Everitt.
Gravity Probe-B menggunakan empat gyroscope (pengukur orientasi) dengan tingkat ketepatan ultra tinggi untuk mengukur dua hipotesa gravitasi ini. Alat ini kemudian mengkonfirmasi kedua efek gravitasi dengan mengarahkan alat ini ke bintang yang disebut IM Pegasi, untuk menciptakan presisi yang netral.
Jika gravitasi tidak berdampak terhadap ruang dan waktu, maka gyroscope GP-B akan menunjuk ke arah yang sama saat probe itu berada di kutub orbit sekitar bumi. Bagaimana pun, gyroscopes memiliki perubahan kecil tapi terukur terhadap arah putaran daya tarik bumi.
"Hasil misi ini akan memiliki dampak jangka panjang terhadap teori yang dimiliki ahli fisika," kata Bill Danchi, ahli antrofisika dan pengamat di Markas Nasa di Washington.
"Setiap teori yang meragukan teori Einstein dalam hal relativitas umum akan mencoba untuk mencari hasil pengukuran yang tepat dari yang telah dilakukan GP-B," lanjut Danchi.
Hasil ini menjadi proyek terpanjang yang dilakukan NASA, yang telah terlibat dalam penelitian gyroscope untuk relativitas sejak 1963.  
Penelitian dan percobaan yang dilakukan selama berpuluh tahun ini telah merintis teknologi untuk mengendalikan gangguan yang bisa mempengaruhi pesawat ulang-alik, seperti daya tarik aerodinamis, medan magnet, dan variasi hawa panas. Lebih jauh, misi pelacak bintang dan gyroscope NASA merupakan alat dengan presisi tertinggi yang pernah didesain dan diproduksi.

http://teknologi.vivanews.com/news/read/218838-nasa-buktikan-teori-relativitas-einstein

vivanews - Antasari Klaim Tak Miliki Data IT KPU

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi meminta Antasari Azhar melaporkan dugaan korupsi pengadaan teknologi informasi Komisi Pemilihan Umum, sehingga KPK dapat mengusut dugaan korupsi tersebut.

Namun, pengacara Antasari, Maqdir Ismail menyatakan, kliennya tidak lagi memiliki barang-barang seperti yang dimaksud. Menurutnya, seluruh barang milik kliennya saat bertugas sebagai Ketua KPK, sudah disita oleh polisi.

"Saya tidak tahu apa yang mereka (KPK) minta. Tapi yang pasti kami tidak punya apapun lagi," kata Maqdir saat dihubungi VIVAnews.com, Jumat 6 Mei 2011.

Maqdir menjelaskan, barang-barang milik Antasari yang disita polisi saat terjerat kasus pembunuhan berencana adalah tiga buah kartu Access Card Hotel Grand Mahakam, satu buah kardus Handphone Nokia 6300, satu amplop coklat dari Sigid Haryo Wibisono kepada Antasari Azhar yang berisi satu bendel Hasil Pemeriksaan Asset Eks Pemegang Saham dari BPK, satu bendel Hasil Pemeriksaan Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS) dari BPK dan satu surat berjudul The Untouchable: Salim Bersaudara.

Selain itu, ada juga satu amplop coklat dari seorang wartawan kepada Antasari Azhar private and confidential diserahkan via Ibu Ida (Sekretaris) berisi Print Out Email dari Microsoft Outlook Inbox dan Exhibit S-GSM off-air intercept, satu map warna biru berisi copy Surat Nota Kesepahaman antara PT Graha Artha Citra Mandiri dan PT Rajawali Nusantara Indonesia.
Copy Surat Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor : KEP-/MBU/2007 dan copy Surat PT. Rajawali Nusantara Indonesia Nomor: S-20/RNI.00/VI/2004 tanggal 2 Juni 2005, hal Tanggapan Komisaris Atas Laporan Tahunan Tahun Buku 2004 dan Copy Surat Daftar Riwayat Hidup Nasrudin Zulkarnaen. Serta, satu Hardisk Merk Western Digital, Model WD 800ZD Serial Number WMAM9X647149, yang memiliki kapasitas 80 Gigabyte.
"Semua barang itu diambil dari ruangan Pak Antasari di KPK dan pengadilan sudah memerintahkan barang-barang ini dikembalikan ke KPK melalui Chesna F Anwar," ujarnya. "Bahkan laptop pribadi Pak Antasari hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya, karena sudah disita."
Maqdir menjelaskan, seluruh barang tersebut disita saat kliennya tersandung kasus pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen. Kini Antasari terbukti terlibat dalam kasus itu dan divonis 18 tahun.
Antasari, lanjut Maqdir, tidak pernah membawa pekerjaan di KPK ke rumahnya. "Semua barang milik beliau ditaruh di kantornya dan semuanya sudah disita polisi saat itu," ujarnya.

Menurutnya, kasus dugaan korupsi pengadaan TI KPU untuk Pemilu 2009 sangatlah penting untuk diungkap KPK. "Kasus ini sangat penting, apa benar pemilu kemarin terjadi seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK, M Jasin, meminta mantan koleganya itu untuk melaporkan dugaan korupsi tersebut. "Kalau Pak Antasari punya data ya silakan dilaporkan. Kalau hanya ngomong saja gampang, semua orang bisa ngomong," kata Jasin.

Menurut dia, jika Antasari benar-benar memiliki data namun tidak menyampaikannya ke KPK, maka itu tidak tepat. Selama ini, kata dia, Antasari belum pernah menyampaikan data tersebut ke pimpinan KPK yang lain. "Belum, jadi di KPK itu sifatnya kolektif kolegial. Kalau dia tidak menyampaikan ke pimpinan lain, itu juga ndak bener," kata dia.

Berdasarkan analisa sementara, tambah Jasin, kasus itu terkait masalah pengadaan IT yang seharusnya diadakan di daerah, akan tetapi justru diselenggarakan di pusat. Sejauh ini, KPK belum menemukan adanya tindak pidana dalam kasus tersebut. "Tidak ada indikasi pidananya. Kalau indikasi pidananya tidak ada, ya cuma wasting time di situ, mau ngapain," kata dia. (umi)

http://nasional.vivanews.com/news/read/218919-antasari-klaim-tak-miliki-data-it-kpu

vivanews - Cerita Pelajar SMA yang Pernah Direkrut NII

VIVAnews – Gerakan Negara Islam Indonesia (NII) bukan hanya merekrut para mahasiswa untuk menjadi pengikutnya. Melainkan, kalangan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Di antaranya, pelajar SMA yang ada di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Tidak sedikit yang melarikan diri karena ajaran yang disampaikan dianggap tidak sesuai. Tapi, ada juga yang kini masih dalam sekapan kelompok NII.

Pelajar Kota Bogor yang berhasil lolos dari kelompok NII adalah Septi Mulyati Siregar, 17, pelajar kelas tiga SMAN 9 Kota Bogor, Jawa Barat. Kata Septi saat ditemui VIVAnews.com, awal mula dirinya menjadi pengikut NII ketika bertemu teman lama yang tidak dijumpainya selama tiga tahun.

"Pada awal bertemu, percakapan kami masih biasa. Dia menanyakan, sudah punya pacar belum, ada tidak keluarga yang aparat, pekerjaan orangtua dan bagaimana kehidupan di keluarga.  Setelah itu, para pelaku perekrutan bertanya, selesai SMA mau dilanjutkan ke universitas apa. Pokoknya, percakapan kami hanya global,” jelasnya.

Setelah itu, keesokan harinya seorang laki-laki yang diketahui bernama Aldi alias Asep alias Karim itu menawarkan jasa kepadanya. Aldi yang mengaku sebagai mahasiswa Universitas Indonesia  jurusan hukum itu menawarkan jasa untuk masuk UI.

"Dia bilang saya bisa masuk UI, jika mau menjadi pengikut NII," ungkapnya.

Pada awalnya, dia sempat menolak. Namun, saking penasaran dan ingin mengetahui ajaran yang dianut oleh temannya itu ia bersedia masuk menjadi pengikut NII pada Januari 2011 lalu.

Setelah tiga minggu resmi menjadi pengikut NII. Dia  dibawa ke sebuah mess di Depok, Jawa Barat, yang letaknya berada di belakang Politeknik UI, Depok. “Selama tiga minggu, saya juga dibawa berpindah-pindah mulai dari Bogor, Bekasi,” jelasnya.

Dia mengaku, awal mulanya  sangat bahagia karena yakin bisa lolos di UI. Ditambah lagi, ada 20 pelajar Kota Bogor yang juga sudah direkrut dan bersama dirinya tinggal di mess.  Dari jumlah ini yang sudah taubat dan berhasil keluar dari NII adalah; Hadawi (pelajar SMAN 6) dan Wini (pelajar salah satu SMKN 1).

“Saya kabur dari NII karena ajaranya menyesatkan," kata Septi.

Selain itu, kata dia, setiap  anggota NII dipungut biaya iuran sebesar Rp 2,5 juta, yang akan dipergunakan untuk membangun negara NII. “Ketika saya tanya tentang negara NII itu seperti apa, oleh para pelaku dijawab negara NII seperti Al-Zaytun. Kami juga diberi majalah Al-Zaytun untuk mempelajarinya,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, selama menjadi pengikut NII telah didoktrin dengan ajaran bahwa, manusia belum dikatakan suci apalabila belum hijrah. Hukum di Indonesia juga tidak diakui pejabat NII.

"Dia bilang kepada pelajar yang ada didalam mess, abad 12 nggak ada lagi hukum Indonesia yang berlaku. Yang ada cuma hukum Islam yang diambil dari Alquran. Ada dua kebangkitan yakni, Mekah bagi orang kafir dan Madinah bagi orang suci Islam dan Indonesia tempatnya orang kafir serta NII tempatnya orang muslim yang kafah. Setiap anggota diwajibkan mencari uang demi kejayaan negara NII," papar Septi.

Oleh karena itu, kata dia, ajaran yang disampaikan oleh ajaran NII itu sudah tidak cocok lagi dengan ajaran Islam yang selama ini diajarkan oleh kedua orangtuanya. Akhirnya, pada minggu ketiga keluar dari ajaran NII.

Namun, kata dia, masih ada rekannya dari SMAN 7 yang menjadi pengikut NII. “Katanya, salah satu sudah menjadi pimpinan kobilah atau jabatan
setingkat Lurah untuk wilayah Bogor. Mereka kelihatannya menikmati peran yang diterimanya tersebut,” kata dia. (Laporan: Ayatullah Humaeni, Bogor | umi)

http://nasional.vivanews.com/news/read/218928-cerita-pelajar-sma-yang-pernah-direkrut-nii

vivanews - Banjir Bandang Landa Garut, 9 Orang Tewas

VIVAnews -  Banjir bandang melanda kawasan Garut Selatan, Jawa Barat. Banjir disebabkan meluapnya air sungai Cipalebuh akibat tingginya curah hujan. Sampai saat ini, setidaknya sembilan orang dilaporkan tewas.

"Laporan sementara yang masuk ada sembilan korban jiwa," kata Kepala Pusat Informasi dan Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho saat berbincang dengan VIVAnews.com, Sabtu 7 Mei 2011.

Namun, dia tidak menyebutkan identitas para korban yang ditemukan tewas tersebut. Menurut dia, masih ada kemungkinan korban lain yang belum ditemukan. "Pencarian masih dilakukan, belum selesai," kata dia.

Sutopo mengatakan, banjir bandang ini terjadi di beberapa kecamatan di Garut Selatan. Kecamatan-kecamatan yang diterjang banjir itu diantaranya adalah Kecamatan Cikelet, Kecamatan Pameungpeuk, dan Kecamatan Cisompet.

Menurut Sutopo, BNPB telah bergerak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut. Bantuan darurat, telah dilakukan. "Kami masih fokus pada evakuasi warga," kata dia.

Sielain menyebabkan korban tewas, kata dia, banjir ini menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan. Termasuk perumahan warga. (umi)

http://nasional.vivanews.com/news/read/218965-banjir-di-garut--9-orang-tewas

vivanews - Perdagangan ASEAN Didorong Pakai Uang Lokal

VIVAnews - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN mendorong penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan antarnegara ASEAN dan juga ASEAN plus 3 (China, Jepang, dan Korea).

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, dalam pertemuan KKT ASEAN kali ini, di tingkat level pelaksana lebih banyak membicarakan bagaimana mendorong volume perdagangan dan investasi negara-negara ASEAN.

"Dari sisi perdagangan nantinya direncanakan menggunakan mata uang lokal," kata Agus di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat 6 Mei 2011. "Selama ini, perdagangan antarnegara ASEAN masih menggunakan mata uang pihak ketiga, yaitu dolar AS."

Agus menambahkan, dalam pertemuan ASEAN, bank-bank sentral di antara negara-negara ASEAN Plus 3 nantinya akan mempelajari kemungkinan penggunaan fasilitas perjanjian tukar menukar mata uang (swap agreement currency).

"Jadi, misalnya perdagangan Jepang dengan Indonesia, Indonesia dengan China, Indonesia dengan Korea, itu idealnya bank sentral di antara negara ini saling berhubungan dan mempelajari kemungkinan penggunaan mata uang lokal," kata Agus.

Penerapan kebijakan ini juga belum dapat diterapkan dengan segera. Saat ini, masih dalam tahap diskusi. Ini merupakan suatu terobosan yang baik dan perlu ditindak lanjuti. Karena perdagangan dua negara jika menggunakan mata uang ketiga akan lebih berisiko. (art)

http://bisnis.vivanews.com/news/read/218936-perdagangan-asean-pakai-mata-uang-lokal

vivanews - Pertamax Naik, Shell Banjir Konsumen?

VIVAnews - Keputusan PT Pertamina menaikkan harga Pertamax dua kali lipat dari harga Premium tidak lantas membuat masyarakat beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik perusahaan asing.

Hal itu terbukti dari pantauan VIVAnews.com ke sejumlah SPBU milik perusahaan minyak asing, Jumat, 6 Mei 2011. Pemantauan kali ini, khusus dilakukan pada produk BBM setara Pertamax seperti Primax92 dari Petronas, Performance92 dari PT Total Oil Indonesia, Super dari PT Shell Indonesia.

Pantauan di SPBU Petronas di kawasan Serpong, Tangerang, menemukan masyarakat pengguna BBM jenis Primax92 tidaklah sebanyak yang diperkirakan. Naiknya harga Pertamax ternyata tidak menunjukkan adanya limpahan konsumen ke SPBU asing.

Petronas menawarkan harga Primax92 pada level Rp9.050 per liter atau sama dengan harga Pertamax yang dipatok Pertamina.

Manager SPBU Petronas, Ibnu, mengatakan, kenaikan harga Primax92 sengaja dilakukan Petronas karena harga BBM jenis serupa terutama Pertamax juga mengalami kenaikan. Namun, perusahaan minyak asal Malaysia ini mengaku mengalami penurunan penjualan setelah menaikkan harga Primax92.

Ibnu tidak bisa memastikan kenaikan harga Pertamax akan membuat konsumen beralih menggunakan Primax92. "Kami belum bisa mengenal konsumen yang beralih, tapi kami juga punya pelanggan pasti, karena memang mereka loyal terhadap produk kami,'' ujarnya.

Kondisi tidak jauh berbeda terjadi di SPBU Total di kawasan Tangerang. Di tempat pengisian BBM umum ini, perusahaan minyak asal Prancis yakin kenaikan harga Pertamax tidak akan mempengaruhi pangsa pasar maupun jumlah pengguna Performance92.

Total sebenarnya mematok Performance92 pada harga Rp9.000 per liter atau lebih rendah dari Pertamax.

Total berdalih, pengguna BBM dari perusahaannya tidak akan beralih pada produk BBM perusahaan lain karena konsumennya itu lebih mendahulukan kualitas dibandingkan harga.

"Bahkan, untuk penjualan masih tetap stabil karena Total di sini masih tahap promo dan Indonesia baru ada 8 SPBU, jadi masyarakat masih belum mengenal kami," kata petugas di SPBU Total.

Sementara itu, di SPBU Shell di kawasan Serpong, Tangerang, Sukma salah seorang pengguna BBM jenis Super mengaku dirinya semula memang pengguna Pertamax dari Pertamina. Kini, Sukma memilih menggunakan BBM dari Shell yang mematok harga BBM jenis Super pada harga Rp9.050 per liter.

Keputusan Sukma beralih menggunakan produk BBM dari perusahaan minyak Belanda ini karena pelayanan yang diberikan petugas Shell lebih enak dan memuaskan. Selain itu, kualitas BBM dari Shell juga tidak terlalu berbeda dari produk Pertamina.   

"Saya dulu menggunakan Pertamax. Namun, karena harganya selalu naik bahkan sangat jauh dari harga awal, ya lebih baik beralih saja ke Shell. Kualitas pun sangat berbeda," ungkap Sukma. (art)

http://bisnis.vivanews.com/news/read/218943-pertamax-naik--spbu-asing-banjir-konsumen-

vivanews - Empat Pilar yang Dilanggar Citibank

VIVAnews - Bank Indonesia (BI) akhirnya memberikan sanksi terhadap Citibank terkait dua kasus yaitu tewasnya nasabah dan dugaan penggelapan dana oleh mantan pegawainya. Sanksi itu dijatuhkan karena dalam pemeriksaan oleh Bank Indonesia, Citibank terbukti melanggar empat pilar dalam Peraturan Bank Indonesia.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran ketentuan internal bank serta kelemahan pada penerapan manajemen risiko. Hal itu tercermin dari kelemahan sistem dan prosedur standar operasional (SOP) serta pengendalian internal seperti yang diatur dalam PBI No. 5/8/PBI/2003 yang telah diubah dengan PBI No.11/25/PBI/2009 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum.

Selain itu, ditemukan pelanggaran dan kelemahan dalam sistem penyelenggaraan kartu kredit sebagaimana diatur dalam PBI No.11/11/PBI/2009 dan SE BI No.11/10/DASP mengenai penyelenggaraan kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu (APMK).

Dalam aturan terkait manajemen risiko, Citibank terbukti melanggar empat pilar ketentuan, yakni:

1. Pengawasaan aktif dewan komisaris dan direksi untuk risiko likuiditas.
2. Kebijakan, prosedur, dan limit risiko likuiditas.
3. Proses manajemen risiko likuiditas.
4. Sistem pengendalian internal untuk risiko likuiditas.

Menurut Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, BI memiliki standar minimal yang harus dipenuhi oleh bank. Apabila dalam empat pilar itu ditemukan lemah, maka terdapat pelanggaran serius. "Citibank lemah di empat pilar," kata Halim.

Sebelumnya, BI menjatuhkan tiga sanksi untuk Citibank. Pertama, melarang Citibank menambah nasabah baru layanan prioritas (Citigold) selama satu tahun. Kedua, melarang penerbitan kartu kredit baru selama dua tahun. Ketiga, melarang penggunaan jasa penagihan pihak ketiga selama dua tahun. (art).

http://bisnis.vivanews.com/news/read/218952-ini-pelanggaran-citibank

vivanews - 5 Aturan Demokrat untuk Kader ke Luar Negeri

VIVAnews - Fraksi Demokrat menetapkan lima syarat bagi seluruh anggotanya yang ingin melakukan kunjungan atau studi banding. Syarat-syarat itu dimunculkan di tengah-tengah sorotan masyarakat terhadap sejumlah kunjungan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ke sejumlah negara.

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Jafar Hafsah, menegaskan, syarat-syarat tersebut merupakan sebuah prosedur yang harus dipenuhi. Menurut Jafar, prosedur standar operasional itu sudah dicoba fraksinya dalam beberapa bulan terakhir.

Kelima poin itu adalah, pertama, setiap kunjungan harus mempertimbangkan masalah efisiensi anggaran. Kedua, program dari kunjungan itu harus tajam serta betul-betul baru dan dianggap bermanfaat. Poin ketiga, administrasi dan program para anggota dewan harus lengkap serta sasaran kunjungannya untuk apa, harus diperjelas.

“Dari tiga itu, masih ada dua poin yang tidak kalah pentingnya. Yakni, harus betul-betul mengikuti jadwal kunjungan serta membuat laporan pertanggungjawaban dari hasil kunjungannya itu," kata Jafar Hafsah dalam jumpa pers di salah satu warung kopi di Makassar, Jumat, 6 Mei 2011.

Jafar menjelaskan, jika lima syarat tersebut betul-betul dipenuhi dan dijalankan, kunjungan para anggota dewan ke daerah maupun ke luar negeri tidak akan sia-sia. 

Lebih jauh ia menegaskan, bahwa setiap anggota DPR dari Fraksi Demokrat harus mematuhi syarat tersebut. Sebab, jika tidak, maka DPP hingga DPC tidak akan segan-segan untuk melarang kunjungan tersebut.

“Kami tidak ingin dianggap gagal. Makanya seluruh anggota Fraksi Demokrat di Indonesia harus mematuhi itu,” katanya.

http://politik.vivanews.com/news/read/218948-5-aturan-demokrat-untuk-kader-ke-luar-negeri

Jumat, 06 Mei 2011

vivanews - Pendanaan Al-Qaeda Pasca Osama

VIVAnews - Sepuluh tahun terakhir, energi pemerintah Amerika Serikat (AS) terkuras untuk memburu Osama bin Laden. Pemimpin jaringan Al-Qaeda itu menjadi buronan nomor satu AS karena dituding sebagai dalang aksi teror di menara kembar World Trade Centre (WTC) pada 11 September 2001.

Awal pekan ini, Osama bin Laden dinyatakan tewas di Pakistan. Kepastian kematian pria berusia 54 tahun itu disampaikan langsung Presiden AS Barack Obama. Osama tewas dalam sebuah operasi intelijen gabungan antara AS dan Pakistan.

Kematian Osama meninggalkan pekerjaan besar bagi pengikutnya. Jaringan Al-Qaeda yang dibangunnya terancam kesulitan pendanaan.

Selama ini, mayoritas pembiayaan untuk Al-Qaeda, pada tahun 1990-an dan 2000-an, berasal dari kekayaan pribadi Osama bin Laden yang diperkirakan sekitar US$300 juta. Sumber lainnya berasal perdagangan heroin dan sumbangan-sumbangan.

Sejak lama, negara-negara Barat telah berusaha melacak aliran dana untuk Al-Qaeda itu. Bahkan, mereka berupaya menutup akses dana untuk organisasi yang disebutnya sebagai jaringan teroris internasional itu.

Menurut laman dailyfinance.com, salah satu tokoh berpengaruh dalam aksi penggalangan dana untuk Al-Qaeda adalah Abd al Hamid al Mujil. Sebagai direktur eksekutif dari International Islamic Relief Organization (IIRO), Mujil berkeliling dunia. Dia mengumpulkan sumbangan untuk berbagai kelompok Islam, salah satunya adalah Al-Qaeda.

Namun, sejak 2006, Departemen Keuangan AS dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meminta dia menghentikan penggalangan dana bagi jaringan terorisme internasional. Dua lembaga itu juga melarang perusahaan-perusahaan di AS dan negara-negara anggota PBB bekerja sama dengan Mujil.

Dalam prosesnya, dua lembaga itu mengklaim telah memotong aliran keuangan besar untuk kelompok teroris.

Kenyataannya, seperti dikutip dari Forbes, donasi dan sumbangan dari berbagai kalangan yang ingin menyokong aktivitas teroris masih saja berlangsung. Bahkan, tidak ada satu pun negara yang mencoba mencegah aksi penyaluran dana teroris yang dilakukan secara tunai itu.

David Cohan, pejabat yang telah dinominasikan sebagai Asisten Menteri Keuangan AS di bidang terorisme dan kejahatan keuangan, dalam rapat dengar pendapat dengan Komite Senat AS baru-baru ini mengatakan, "Pemerintah tidak fokus pada pencegahan pembiayaan teroris yang terjadi di negara-negara lain."

Laporan dari Komisi 11 September juga menyimpulkan bahwa Al-Qaeda memiliki banyak jalan pembiayaan. Dengan mudah, mereka menemukan sumber pendanaan baru, terutama terkait biaya operasi jaringan yang hanya mencapai US$400 ribu hingga US$500 ribu. Komisi itu menyebutkan dukungan keuangan Al-Qaeda tidak datang dari harta Osama bin Laden secara pribadi.

Central Intelligence Agency (CIA) bahkan memperkirakan biaya operasional Al-Qaeda sebelum terjadinya serangan 11 September 2001 sekitar US$30 juta per tahun atau setara Rp270 miliar. "Dan uang ini hampir seluruhnya melalui sumbangan," tulis laporan itu seperti dikutip dari Associated Press.

Pejabat AS pun menemukan informasi pada awal 2000 bahwa pada 1970-1994, Osama bin Laden menerima US$1 juta per tahun.

Dana Kedodoran?Kematian Osama dalam jangka pendek sepertinya akan menjadi kesempatan untuk penggalangan dana bagi kelompok teror yang secara tradisional memang bergantung pada sumbangan. Bahkan, kondisi itu diperkirakan meningkatkan upaya Al-Qaeda dalam penggalangan dana dalam beberapa pekan mendatang.

Namun, dalam jangka panjang, ketidakhadiran Osama akan menyulitkan Al-Qaeda untuk membiayai kegiatan operasional mereka. "Biasanya para penyumbang dana ini akan menyerahkan dananya ke lingkaran inti Al-Qaeda, dan lingkaran ini akan menggunakan dana itu," kata Matthew Levitt, yang bekerja di Departemen Keuangan AS bidang terorisme dan unit intelijen keuangan seperti dikutip dari Forbes.

Levitt memperkirakan, saat ini, para penyumbang dana ini hanya bisa berhubungan dengan pihak yang lokasinya mungkin tidak jauh dari mereka. "Penyumbang dana ini tidak perlu langsung ke lingkaran dalam Al-Qaeda," katanya.

Al-Qaeda selama ini sebetulnya berada dalam kondisi keuangan yang buruk. Jaringan teroris ini juga tengah berjuang untuk mempertahankan posisinya di dunia Arab di tengah-tengah aksi demonstrasi serta penggulingan kekuasaan sejumlah diktator oleh penduduk yang marah.

Di tengah kondisi tersebut, Al-Qaeda masih membutuhkan sumber keuangan tidak hanya untuk membiayai aksi penyerangan. Mereka membutuhkan dana untuk biaya operasi, menyuap pejabat, perjalanan, serta membiayai kebutuhan tempat perlindungan senilai US$1 juta bagi pemimpinnya di kawasan Pakistan.

Saat ini, jaringan teroris Al-Qaeda telah mengubah model bisnisnya setelah pemerintah Amerika Serikat dan sekutunya menyetop upaya pihak luar untuk menyuntikkan dana bagi Al-Qaeda melalui sistem keuangan. Selain itu, pasukan sekutu juga telah membunuh sejumlah sumber dana Al-Qaeda seperti Mustafa Al Yazid serta Abdul Gani.

Al-Qaeda kini hanya bisa menggunakan sistem keuangan yang tersentralisasi dengan bergantung pada sejumlah afiliasinya di seluruh dunia untuk mengumpulkan dana sendiri, melakukan operasinya sendiri, bahkan mengembalikan uang ke markas Al-Qaeda.

'Waralaba' Al-Qaeda seperti terdapat di Yaman dan Afrika bagian utara, yang kini mengorganisasi kejahatan seperti penculikan, kini telah berjalan sendiri-sendiri. Jaringan dan mitra operasi Al-Qaeda ini beroperasi di negara yang stabilitasnya tidak menentu, yang sebelumnya menjadi lokasi untuk merekrut anggota baru serta pendanaan.

Bisnis MahalPersoalan keuangan bagi Al-Qaeda bukan lagi rahasia umum. Terorisme adalah 'bisnis' yang mahal. Bahkan, teroris tersohor lainnya, Baader Meinhof dan Josef Stalin, terpaksa merampok bank untuk mendanai serangkaian aksi mereka.

Beberapa pendukungnya bahkan menempuh penggalangan dana ala Robin Hood. Namun, cara ini dinilai merusak citra revolusioner. Contohnya, teroris sekelas Carlos 'the Jackal' yang mengklaim memiliki dana tebusan US$30 juta untuk pendanaan teror secara pribadi.

Saat Osama bin Laden mengalihkan fokus aksi teror ke negara-negara Barat, ia membentuk jaringan penggalangan dana yang diperoleh dari amal hingga penjualan opium.

Namun, tidak adanya otoritas sentral yang kuat, sel-sel Al-Qaeda harus mencari sumber pendanaan mereka sendiri. Dalam banyak kasus, mereka tak jarang beralih mencari pendanaan melalui aksi kejahatan.
Sebuah kelompok di Afrika Utara, yakni Al-Qaeda di Islamic Maghreb menyelundupkan kokain dari Amerika Selatan ke Eropa melalui Afrika Utara. Afiliasi lain juga telah menjalankan penyelundupan narkotika melalui New York City.

Namun, transaksi heroin di Afghanistan tetap menjadi sumber pendapatan yang kuat, seperti halnya upaya penculikan. Beberapa unsur dalam kelompok teroris bahkan telah membahas kemungkinan untuk memindahkan pencarian dana melalui aksi pembajakan.

http://fokus.vivanews.com/news/read/218714-pendanaan-al-qaeda-pasca-osama